JAKARTA - Ketua Pansus Angket Bank Century, Idrus Marham memercayai apa yang telah diterangkan mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini Wakil Presiden, Boediono di depan Pansus siang tadi. Menurutnya, jawaban yang telah diberikan Boediono merupakan jawaban yang jujur.
Hal itu ditegaskannya kepada para wartawan di DPR, yang menanyakan apakah jawaban Boediono merupakan kebohongan atau ketidaktahuan?
"Jangan itu tidak boleh. Kami percaya karena dia disumpah. Masa sih disumpah, lalu mau berbohong, iya enggak lah," jawab Idrus di depan Ruang Rapat KK1, Gedung Nusantara, DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (22/13/2009).
"Tadi beliau sudah menjelaskan secara umum terkait kebijakan-kebijakan dan bagaimana aturan-aturan yang ada," imbuhnya.
Hasil pemeriksaan terhadap Boediono, Idrus menyimpulkan Pansus mempercayai bahwa mantan Gubernur BI yang sekarang kini menjabat Wakil Presiden, tidak tahu apa-apa terkait penyelamatan Bank Century.
"Karena dia mengatakan, bahwa hal yang bersifat teknis tentang proses dan pemberian FPJP adalah tanggung jawab dari Deputi Teknik pemeriksaan," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, secara keseluruhan Pansus menganggap masih terdapat kejanggalan dalam beberapa poin dari hasil pemeriksaan terhadap Boediono.
Misalnya, Boediono tidak dapat memberi penjelasan mengenai Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/26/PBI/2008 tertanggal 30 Oktober 2008 yang dinyatakan berlaku surut satu hari. Andi Rahmat, anggota pansus dari Fraksi PKS menganggap aturan itu tidak lazim.
Kemudian Boediono juga membantah telah memberikan disposisi terhadap bank tertentu. Sementara dalam surat disposisi yang dibuat Deputi Gubernur Bidang Pengawasan Bank Umum dan Bank Syariah BI, Siti Ch Fadjrijah tertanggal 30 Oktober 2008, disebutkan berdasarkan pesan Bapak Gubernur BI, Bank Century harus diselamatkan dan harus dijaga agar tidak sampai ditutup.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.