getting time...

Warga Resah, Belasan Harimau Berkeliaran di Riau

Banda Haruddin Tanjung - Okezone
Kamis, 24 Desember 2009 08:02 wib
wordpress
wordpress

PEKANBARU - Belasan ekor harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) berkeliaran di pemukiman warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Kuala Cinaku, Kabupaten Inhu, Riau. Warga mengaku resah, namun sejauh ini belum ada langkah apapun dari pemerihtah setempat.
 
Kepala Desa Tanjung Sari Miswanto kepada okezone mengatakan, harimau ini berkeliaran di pemukiman warga sudah terjadi dalam sebulan terakhir. Harimau ini kadang berkeliaran di rumah warga secara bergerombol maupun sendiri-sendiri.
 
“Warga sangat resah, harimau itu menampakan di tengah-tengah warga. Kadang kalau sedang istirahat, harimau itu mengaum. Kita sudah laporkan ke Pemkab Inhu maupun BKSDA namun belum ada tanggapan,” katanya kepada okezone, Rabu (23/12/2009) malam.
 
Menurut Kades, harimau itu turun kemungkinan disebabkan oleh pembukaan hutan Krumutan yang termasuk hutan marga Satwa yang berada di Kabupaten Inhu dan Kabupaten Inhil oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
 
“RAPP sudah melakukan aksi penebangan hutan di perbatasan Inhu dan Inhil selama enam bulan terakhir. Mungkin inilah yang menyebabkan keluar harimau, karena hutan yang selama ini tempat mereka hidup dibabat oleh PT RAPP,” ujarnya.
 
Dia bersama masyarakat mengaku sudah melaporkan tindakan RAPP ke Kabupaten Inhu. Namun Pemkab sendiri mengaku tidak mengatahui apakah penebangan kayu dan dirubah menjadi tanaman kayu akasia RAPP itu sudah masuk ke Kabupaten Inhu.
 
“Perambahan kayu kini sudah masuk desa kita. Warga sendiri saja tidak dibolehkan mengambil kayu bakar di hutan itu, jika mengambil warga ditangkap polisi yang kini membeking oprasi RAPP. Namun mereka sendiri bebas menebangi kayu kami,” keluhnya.

(teb)

  • mauludin » 0 Tanggapan
    manusianya aja yang serakah udah tau hutan tuh tempatnya harimau ya klu hutan di babat pastilah mereka masuk ke kampung jadi jangan salahkan harimau dong
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Perjaka » 0 Tanggapan
    yaaah begitulah, rakyat kecil selalu tidak bisa berbuat apa-apa ketika berhadapan dengan orang berduit. Keadilan yang diharapkan datang dari aparat penegak hukum cuman isapan jempol belaka, nol besar !!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • lutfyie » 0 Tanggapan
    udah mereka kudu di tindak lnjtin,asak pemerintah setempat blm bsa cmpur tgn padhl ,wilyah mereka sendiri,aneh bin gak mungkin,,..jangan2 kongkalikong kali,.di cek aja tuh,,...yg rakyat miskin tambah miskin,yg kaya tambah kaya,..bisa2 2012 udh kiamat,wallohualam.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.