CIREBON - Tabrakan beruntun yang melibatkan 4 kendaraan terjadi di Jalur Pantura, Desa Jati Anom, Kecamatan Susukan, Kabupetan Cirebon, Rabu (6/1/2009). Akibat tabrakan, 1 orang tewas 1 luka parah dan 1 orang mengalami luka ringan.
Berdasar pantauan, tabrakan beruntun sempat memacetkan jalur Pantura Arah Jakarta sepanjang 2 KM. Korban tewas dalam tabrakan tersebut adalah, sopir truk bermuatan ayam ,Munir (32), Warga Purwodadi, Kabupaten Semarang, sementara korban yang mengalami luka berat, Kasnoto (40), (sopir bus) warga Pemalang, dan Wawan (32), warga Rembang.
Peristiwa maut yang terjadi sekira pukul 11.30 WIB, berawal saat sebuah dum truk pengangkut tanah nopol E 9064 HA yang dikemudikan Rasdi (49), sedang berhenti di tengah jalan karena pecah ban di jalur arah Jakarta.
Dari belakang, melaju sebuah truk bermuatan ayam nopol H 1532 MG yang dikemudikan korban Munir dengan kecepatan tinggi.
Sopir truk yang bermuatan ayam berkecepaatan tinggi tersebut, diduga lengah hingga menabrakan bagian belakang dum truk. Dalam waktu yang bersamaan, dari arah belakang, bus Dewi Sri jurusan Cirebon-Jakarta nopol G 1627 BE yang dikemudikan, Kasnoto, berusaha menghindari tabrakan dan membanting stir ke arah kiri.
Namun, karena laju kendaraan dalam kecepatan tinggi, Bus tidak bisa menghindar hingga menabrakan bagian kiri belakangan truk pengangkut ayam.
Setelah menambrak, bus tetap menyuruduk hingga kembali menabrak bagian belakang truk gandengan nopol N 8739 UA yang sedang parkir di pinggir jalan.
Bus terhenti setelah menabrak sebuah warung yang berada di pinggir jalan.
Pengemudi truk pengangkut ayam, Munir, sempat terjepit di sela kendaraannya. Dia berhasil dievakuasi petugas setelah bagian depan truk di tarik kendaraan derek. Munir sempat dibawa ke UGD RSUD Arjawinangun. Namun, karena parahnya luka yang dialaminya, Munir meninggal saat berada di rumah sakit.
Hal yang sama dialami pengemudi Bus, Kasnoto. Dia terjepit pada bagian depan bus. Petugas berhasil mengevakuasi setelah menarik Kasnoto dari arah belakang kursi kemudi. Sementara kondektur truk pengangkut ayam, Wawan, hanya mengalami luka ringan pada bagian tangan dan kakinya.
(Tantan Sulton Bukhawan/Koran SI/fit)