Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jalur Pantura Terendam Akibat Banjir Rob dan Hujan

Taufik Budi , Jurnalis-Jum'at, 02 Februari 2018 |00:06 WIB
Jalur Pantura Terendam Akibat Banjir Rob dan Hujan
Jalur Pantura, Semarang, terendam banjir rob diiringi hujan, Kamis (1/2/2018). (Foto: Taufik Budi/iNews)
A
A
A

SEMARANG – Arus lalu lintas di Jalur Pantura, Semarang, Jawa Tengah tersendat akibat kembali terendam banjir akibat gelombang laut pasang dan hujan. Buruknya drainase membuat air tak dapat mengalir hingga jalan terendam setinggi 20 sentimeter.

“Tiap hari banjir karena kan hujan terus. Padahal daerah ini sungainya (drainase) enggak mumpuni. Jadi ya air menggenang di jalanan. Lalin padat tiap hari, malam gini juga masih padat,” ujar seorang warga, Sukarso, Kamis (1/2/2018).

Dia mengatakan, Jalur Pantura Kaligawe hingga Genuk Semarang memang menjadi langganan banjir akibat gelombang laut pasang. Banjir semakin parah ketika hujan mengguyur deras. Akibatnya, genangan air semakin tinggi di beberapa titik.

“Kemarin memang tinggi banjirnya sampai pagi karena pengaruh gerhana bulan total. Banjir rob, lalu ditambah dengan hujan deras. Makanya sampai pagi air masih tinggi,” jelas pria yang memiliki warung angkringan tersebut.

(Foto: Taufik Budi/iNews)

Untuk mengurangi dampak banjir, dioperasikan pompa air sejak pagi hingga malam. Banjir di jalanan disedot untuk dialirkan ke sungai. Namun, cara tersebut kurang optimal karena sungai telah penuh air dan tak bisa mengalir.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement