Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keluarga Putra Batal Tuntut Puskesmas Kembangan

Ajat M Fajar , Jurnalis-Sabtu, 16 Januari 2010 |08:30 WIB
Keluarga Putra Batal Tuntut Puskesmas Kembangan
Ibunda Putra Merdeka Kembali (Foto: Yavet Ola Masan/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Keluarga Putra Merdeka Kembali, bayi yang menjadi korban penculikan di Puskesmas Kembangan, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu, mengaku ikhlas dan tidak akan menuntut pihak puskesmas.
 
"Saya ikhlas, yang penting anak saya sudah ketemu," kata ayahanda Putra, Edy Sugyarto, saat dihubungi okezone, Sabtu (16/1/2010).
 
Menurut Edy, saat ini keluarga fokus kepada anaknya yang membutuhkan perawatan. Karena sejak hilang, Putra belum pernah diberi ASI oleh ibunya.
 
"Ya kan sudah beberapa lama tidak diberi ASI, jadi mungkin kurang mendapatkan gizi," imbuh Edy.
 
Selain itu, keluarga mengaku keputusan mereka untuk memilih jalan damai dengan pihak puskesmas atas kemauan dari pihak keluarga dan bukan tekanan dari pihak manapun.
 
"Intinya berdamai dan saya tidak mendapat tekanan dari wali kota," jelasnya.
 
Sebelumnya, pihak keluarga Putra Merdeka Kembali berniat akan menempuh jalur hukum guna meminta pertanggungjawaban pihak puskesmas atas penculikan Putra.
 
Polisi berhasil menangkap Suryani Indah Sari, bidan yang bertugas di Puskesmas Kembangan. Suryani adalah penculik yang mengambil Putra dari tangan ibunya.
 
Tertangkapnya Suryani berawal dari penyelidikan petugas kepolisian yang menelusuri keberadaan pelaku. Berbekal sketsa wajah pelaku, petugas berhasil membekuk pelaku di rumahnya di Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, RT 2 RW 4, Tangerang, Banten.
 

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement