Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PKB dan NU Saling Ketergantungan

Thomas Joko , Jurnalis-Minggu, 17 Januari 2010 |05:00 WIB
PKB dan NU Saling Ketergantungan
A
A
A

SEMARANG - Hubungan antara Partai Kebangkitan Bangsa dan Nahdlatul Ulama sangat dekat secara historis dan kultural dan saling ketergantungan satu sama lain. Sebab, PKB merupakan satu-satunya partai yang kelahirannya difasilitasi oleh para kyai, sesepuh dan kader-kader NU.
 
Demikian dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKB, Abdul Kadir Karding saat berbincang dengan Okezone di Semarang, Sabtu (16/1/2010). Hal itu dikatakannya terkait munculnya wacana agar NU mempertegas posisi PKB menjelang muktamar ke-32 di Makassar, Sulawesi Selatan.
 
"Wacana itu sangat lumrah,” ujarnya. Dia yakin PKB masih dibutuhkan dan tetap didukung oleh mayoritas warga NU.
 
Terkait konflik yang masih mendera PKB hingga kini, Karding mengatakan pihaknya tetap membuka diri bagi pihak-pihak yang dulu pernah membangun PKB dan kini bergabung dengan partai lain.
 
“Di Temanggung, beberapa kyai yang pada Pemilu lalu tidak ikut PKB, kini sudah mendeklarasikan diri bergabung," ujarnya.
 
Seperti diwartakan, perseteruan antara Muhaimin Iskandar dengan Yenny Wahid kembali mengemuka sesaat sesudah Abdurrahman Wahid (Gus Dur) meninggal dunia beberapa saat lalu.
 
Kedua kubu yang saling berseberangan itu sama-sama mengklaim mewarisi PKB dari Gus Dur. Bahkan, Yenny Wahid sempat menyatakan keinginannya untuk mendeklarasikan PKB Gus Dur tahun ini. (abe)

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement