JAKARTA - Pansus Hak Angket Bank Century meminta kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaski Keuangan (PPATK) agar menelusuri sekira 25 nama yang diduga melakukan transaksi keungan yang mencurigakan pasca pengucuran bailout Bank Century.
Anggota Pansus dari Fraksi PKS Fahri Hamzah menyebutkan di antara inisial nama-nama tersebut adalah JR, AR, HH, BS, dan lain-lain. “Ini adalah data yang kami temukan dari tim kami. Selanjutya kami akan serahkan ke PPATK,” kata Fahri dalam rapat konsolidasi Pansus dengan PPATK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Sementara itu anggota Pansus dari Fraksi partai Goolkar Azis Syamsudin menyatakan pihaknya meminta PPATK untuk menelusuri delapan inisial, yaitu LT Senayan, MT Senayan, JH Senayan, MK Senayan, PT di Makassar, EP, HA, PT OA Makassar, ZATB Bali, PT CK, dan EM Surabaya.
Sementara itu Ketua PPATK Yunus Husain menyatakan pihaknya enggan menyebutkan nama-anam anggota dewan yang menerima aliran dana itu. Namun dia menyanggupi permintaan penelusuran itu dengan syarat Pansus memberikan keterangan lebih spesifik.
“Harus lebih spesifik, seperti data peribadi dan periode (saat menjabat) kapan. Tolong nama-namanya diserahkan ke kami. Kalau tidak ada, akan memakan waktu lama dan tidak akan fokus. Hasilnya nanti juga akan sia-sia,” ungkap Yunus.
Ditanya mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menelusuri aliran dana mencurigakan itu, Yunus berkomentar agak sulit, namun pada intinya pihaknya ingin lebih fokus.
“Informasinya lebih spesifik. Kalau pun ingin dipresentasikan secara tertutup, silakan. Untuk itu, kami minta lebih spesifik mengenai aliran dana yang ingin ditelusuri, karena terus terang permintaan Pansus yang paling susah. Jadi bukannya kami tidak mau bantu. Kami hanya ingin lebih spesifik saja tentang transaksi-transaksi yang dianggap mencurigakan,” ungkapnya.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.