JAKARTA – Pascadicopot dari jabatannya sebagai Kabareskrim Mabes Polri, Susno Duadji kerap membongkar rahasia rumah tangga Polri. Terakhir, Susno menuding jika perwira tinggi Mabes Polri ada yang menjadi makelar kasus.
Keberanian jenderal bintang tiga ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Atas tindakannya itu pula, Susno dianggap layak menabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Secara keberanian beliau (Susno) sudah layak jadi ketua KPK. Tapi, untuk menjabat posisi itu membutuhkan proses yang panjang,” ujar Ketua Indonesian Police Watch Neta S Pane kepada okezone, Kamis (18/3/2010).
Kendati demikian, Neta lebih berharap Susno menjabat sebagai Kapolri menggantikan Bambang Hendarso Danuri. Pasalnya, sosok Susno dinilai mampu memperbaiki citra Polri yang selama ini terkesan buruk.
“Selama ini Polri menjadi lembaga nomor satu yang melakukan korupsi. Karena itu, jika Susno menjabat Kapolri saya yakin citra Polri akan lebih baik,” tandasnya.
Sebagaimana diketahui, Susno sudah berkali-kali bersikap kontroversi. Namun, tindakannya tersebut tidak sedikit menuai pujian dari banyak pihak. Di antaranya, Susno pernah menghadiri sidang Antasari Azhar tanpa mendapatkan izin dari institusinya.
Saat ini, Susno hanya menjadi perwira tinggi non job di Mabes Polri. Sebelumnya, pria kelahiran Pagar Alam (Sumatera Selatan) 1 Juli 1954 ini sempat menjabat sebagai Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kapolda Jawa Barat, dan terakhir sebagai Kabareskrim.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.