Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Susno Bersaksi, Mabes Polri Periksa 2 Jenderal

Rizka Diputra , Jurnalis-Jum'at, 19 Maret 2010 |19:46 WIB
Susno Bersaksi, Mabes Polri Periksa 2 Jenderal
Susno Duadji (Foto: Heru Haryono/Okezone)
A
A
A

JAKARTA- Berangkat dari pernyataan Susno Duadji yang mengatakan adanya petinggi Polri yang terlibat praktek makelar kasus dalam perkara korupsi Ditjen Pajak, Divisi Propam Mabes Polri telah memeriksa dua jenderal dan seluruh penyidik yang menangani kasus tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Penelitian Personel Divisi Propam Mabes Polri, Kombes Pol Budi Waseso usai jumpa pers di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2010).

“Kita sudah memeriksa seluruh penyidik yang namanya disebut Pak Susno terlibat, termasuk Pak Edmon Ilyas. Kami dari Propam langsung  meminta keterangan,” katanya kepada wartawan.

Ia menambahkan, Polri sangat membutuhkan informasi dari mantan Kabareskrim Mabes Polri itu guna ditindaklanjuti fakta yang sebenarnya terjadi. “Kita kan mau tahu apakah benar itu. Karena kalau sudah menyebut nama tentu data dan dokumennya. Semua ini kan awalnya dari beliau (Susno),” terangnya.

Ketika ditanya wartawan apakah akan ada upaya pemanggilan paksa terhadap Susno bila mangkir dari panggilan untuk kedua kalinya. Budi menjawab: "Nantilah kan ada mekanismenya, kita gunakan prosedur awal dulu," pungkasnya.

Seperti diketahui, Susno Duadji membeberkan dugaan adanya perwira tinggi Polri yang terlibat markus. Susno bahkan menyebut inisial nama perwira tinggi tersebut. "Inisialnya sudah ada, nama-nama jenderalnya, yang pertama Brigjen E, Brigjen RE, Kombes E, dan Kompol A,” sebut Susno.(ful)

(M Budi Santosa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement