PEKANBARU - Pascakerusuahan yang terjadi yang terjadi di PT Drydock, Tanjung Uncang, Batam yang terjadi kemarin aktivitas perusahaan lumpuh total. Ribuan karyawan perusahaan galangan kapal itu masih diliburkan.
Dan rencananya, ribuan pekerja perusahaan tersebut akan kembali bekerja pada Senin 26 Apri 2010l mendatang. Namun demikian, walau diliburkan selama beberapa hari, gaji karyawan akan dihitung penuh.
"Kita sangat menyangkan insiden ini, kita berharap ini tidak terjadi lagi. Dan mudahan Senin depan karyawan sudah mulai bekerja lagi," kata Denis salah satu bagian manajemen PT Drydock kepada wartawan, Jumat (23/4/2010).
Mengenai nasib karyawan asing di sana untuk sementara belum diperkerjakan menunggu keaadanya yang lebih tepat. Sementara ditannya mengenai nasib B WNA asal India yang memiliki kedudukan penting di perusahaan tersebut dan disebut menjadi orang yang memicu kerusuhan, Denis dengan tegas akan meberi sangsi tegas.
"Berdasarkan rapat dengan pihak manajemen diputuskan perusahaan segera memecatnya. Ini sangat diperlukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan dimasa depan," katanya.
Sementara keadaan Kota Batam pascabentrokan kini sudah aman. Tidak ada lagi kosentrasi masa. Namun 3 pleton Brimob dari Polda Kepri dan Riau masih disiagakan di lokasi. Puing-puing bangunan dan mobil yang terbakar masih berserakan di areal perusahaan.
Sementara Polda Kepri sendiri telah menetapkan inisial B WNA asal India yang menjadi pemicu kerusuhan menjadi tersangka karena melakukan penghinaan dan polisi segera melakukan penahanan terhadanya.
"Secera keseluruhan Batam telah aman, kita terus menyidiki kasus ini," tandas Kabid Humas Polda Kepri Anggria Lopis.
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.