JAKARTA - Ketidakhadiran Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dalam rapat kerja dengan Tim Pengawas kasus Bank Century hari ini, dinilai sebagai bentuk ketidakseriusan pemerintah dalam mengusut Century.
“Political will pemerintah angin-anginan, padahal rakyat tidak lagi butuh itu. Yang sekarang dibutuhkan adalah political commitment,” kata anggota Timwas Century Hendrawan Supratikno di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/7/2010).
Politisi asal PDI Perjuangan ini menambahkan, dengan tidak hadirnya Patrialis di rapat tersebut, menggambarkan Menkum HAM tidak mengindahkan undangan rapat. “Seakan-akan tidak butuh diundang,” keluhnya.
Padahal, lanjut Hendrawan, rapat kerja ini ingin mendengar progres report yang dilakukan oleh berbagai lembaga penegak hukum.
“Saat ini kita menggelar rapat internal untuk membicarakan langkah ke depan, dan apakah masih perlu mengundang Menkum HAM,” tegasnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.