Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Malaysia-Indonesia Memanas Bisa Jadi Pengalihan Isu

K. Yudha Wirakusuma , Jurnalis-Rabu, 01 September 2010 |08:52 WIB
Malaysia-Indonesia Memanas Bisa Jadi Pengalihan Isu
Demo di Kedubes Malaysia (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA- Hubungan negeri serumpun yaitu Indonesia dengan Malaysia kian memanas. Hal tersebut dipicu oleh penangkapan tiga petugas Departemen Kelautan dan Perikanan Indonesia yang ditahan oleh polisi Diraja Malaysia.  
Forum Indonesia Sejahtera (FIS) menuding bahwa ada pihak-pihak yang sengaja memanfaatkan kondisi emosi dari masyarakat dalam negeri.
 
“FIS khawatir peningkatan eskalasi ketidakpuasan masyarakat atas isu tersebut justru akan membuat pemerintah dan DPR mengalihkan perhatian dari permasalahan yang lebih besar di dalam negeri. Seperti kesulitan ekonomi, pengangguran, praktik korupsi, pelanggaran hukum dan ketidakadilan sosial,” ucap Sekjen FIS Suriswanto dalam pesan singkat kepada okezone, Rabu (1/9/2010).
 
Suriswanto menambahkan bahwa aksi partai politik yang ingin menggunakan hak interpelasi atas kinerja pemerintah, dan dibentuknya ”Posko Ganyang Malaysia”, FIS menyatakan itu semua sebagai eksploitasi permasalahan yang berlebihan.
 
“Partai politik dan tokoh masyarakat hendaknya ikut mendinginkan suasana, bukan mengail di air keruh,” sambungnya.
 
Selain itu, Suriswanto menanggapi aksi demo di Kedubes Malaysia yang dinilainya tidak patut dilakukan. “Kami menyesali demo masyarakat yang tidak patut yang melempari Kedubes Malaysia dengan kotoran manusia. Hal itu akan memperburuk citra Indonesia di mata komunitas dunia. Demo di alam demokrasi hendaknya menggunakan fatsun (sopan santun) politik,” pungkasnya.

(Lusi Catur Mahgriefie)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement