Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Asyiknya Jadi Delegasi PBB!

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Rabu, 27 Oktober 2010 |15:11 WIB
Asyiknya Jadi Delegasi PBB!
Delegasi IndonesiaMUN sedang melakukan voting. (Foto: dok. IndonesiaMUN)
A
A
A

JAKARTA - Meski masih muda, 167 mahasiswa dari seluruh Indonesia dan beberapa negara tetangga membuktikan, mereka juga bisa menjadi wakil dunia.

Bagaimana caranya?

Ke-167 mahasiswa tersebut merupakan peserta Indonesia Model United Nations (IndonesiaMUN), sebuah simulasi konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pertama dan terbesar di Indonesia. Hajat ini dihelat oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) pada 24-27 Oktober.

Pada peserta IndonesiaMUN berperan sebagai delgasi berbagai negara. Mereka mengikuti berbagai kegiatan diplomasi layaknya diplomat profesional membahas nuklir. Pada sesi pertama dan kedua, Senin 25 Oktober lalu,  para peserta mengikuti konferensi di tiga tempat yaitu Balai Sidang UI, AJB FISIP UI, dan Gedung Komunikasi FISIP UI.

"Konferensi IndonesiaMUN mengambil tema besar energi nuklir dan memiliki slogan Challenging Future Challenges: Bringing Diplomacy Forward," demikian seperti dikutip dari keterangan tertulis panitia IndonesiaMuN, Rabu (27/10/2010).

Tema nuklir dibahas dalam tiga komite. Di komite General Asembly, 102 delegasi membahas tantangan manajemen dampak limbah radioaktif. Komite United Nations Security Council membahas pembuatan Resolusi 1747 terkait sanksi nuklir Iran. Komite ini terdiri dari lima anggota permanen yang memiliki hak veto dan 10 anggota nonpermanen. Sementara, komite ASEAN Regional Forum membicarakan denuklirisasi Semenanjung Korea dan terorisme nuklir.

Sesi ini dilanjutkan dengan UN Day dalam rangka memperingati hari jadi PBB ke-65 tahun. Acara yang diadakan di Hotel Sultan itu juga dihadiri diplomat, duta besar, pejabat kementerian, dan gubernur DKI Jakarta.

Pada sesi ketiga dan keempat, Selasa 26 Oktober kemarin, para delegasi menyuarakan usulan mereka sesuai kebijakan negara masing-masing tentang energi nuklir. Mereka juga mempraktikkan kemampuan melobi dan berbicara di depan umum. Konferensi melatih peserta berpikir kritis dan mengembangkan wawasan mereka tentang isu global.

Malamnya, para delegasi melepas penat dengan dengan mengikuti Cultural Night. Setiap peserta diwajibkan memakai pakaian adat dan menampilkan kesenian khas masing-masing negara. Ada yang menari, ada juga yang menyanyi. Para delegasi muda ini juga larut dalam berbagai permainan dan menikmati penampilan grup musik Tembang Pribumi. Di akhir acara, panitia mengumumkan peserta dengan kostum dan penampilan terbaik.

Konferensi IndonesiaMUN 2010 berakhir hari ini. Upacara penutupan akan diisi dengan penghargaan Honorable Mention, Best Delegate, Outstanding Delegate, dan Best Regional Delegate bagi delegasi terbaik.

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement