JAKARTA - Ditutupnya penerbangan Yogykarta-Jakarta membuat sejumlah penumpang beralih menggunakan kereta api. Meski ditambah, gerbong kereta pun terisi penuh.
“Penumpang yang menggunakan Argo Lawu dari Yogyakarta kami sediakan sepuluh gerbong dan itu terisi penuh, biasanya sembilan gerbong saja tidak pernah terisi semua,” kata salah seorang petugas yang enggan disebutkan namanya di Stasiun Gambir, Jakarta, Minggu (7/11/2010).
Dia menjelaskan, lonjakan tertinggi terjadi pada Kamis 4 November lalu. “Karena aktivitas Merapi sedang tinggi-tingginya,” paparnya.
Dia menambahkan, sejumlah penumpang dari Yogykarta bisa menggunakan kereta jalur selatan.
“Biasanya ramai penumpang yang berdatangan itu pada Minggu sore sampai malam hari, kalau pagi dan siang ramai yang berangkat ke arah Bogor," tutupnya.
Sekadar diketahui aktivitas Gunung Merapi hingga saat ini masih terus terjadi. PVMBG bahkan menyatakan titik aman awan panas mencapai 20 kilometer dari kaki Gunung Merapi.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.