JAKARTA - Baru sebulan menjabat Kapolri, Timur Pradopo sudah dihadapkan dengan kasus penegakan hukum yang menyita perhatian publik dan mempertaruhkan kredibilitas institusi Polri.
Timur pun berjanji akan mengusut tuntas secara transparan di balik kepergian Gayus Tambunan dari Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
“Proses Gayus berangkat dari semua informasi maupun hal-hal yang perlu ditindaklanjuti itu diproses melalui penyelidikan. Proses selanjutnya berkaitan dengan pelanggaran anggota. Semua diproses peradilan umum. Masyarakat akan ikuti proses peradilan terbuka dan transparan,” ungkap Timur di Kantor Presiden, Selasa (16/11/2010).
Sementara itu Menko Polhukam Djoko Suyanto menuturkan, Kepolisian dan Kejaksaan Agung harus cermat melakukan penyelidikan sampai kepada penuntutan kasus Gayus.
“Itu tidak main-main. Kita tidak bisa bermain dalam konteks penegakan peradilan. Kalau jalan masih agak pelan, itu memerlukan waktu dan proses,” ujar Djoko.
Meski demikian, Djoko menghargai keseriuasan Timur dalam memperbaiki dan personel polisi. Djoko juga menganggap kasus Gayus ini merupakan momentum untuk menunjukkan keseriusanan serta memenuhi janii Timur melakukan reformasi di tubuh Polri.
“Satu bulan ini test case bagi Kapolri. Tekad beliau untuk secara struktural secara SDM untuk reformasi tubuh Polri. Jadi tantangan untuk memenuhi janji beliau,” ucap Djoko.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.