Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ada "Tangan Jahil" di Jembatan Suramadu

Nurul Arifin , Jurnalis-Kamis, 18 November 2010 |11:02 WIB
Ada
wordpress (ilustrasi)
A
A
A

SURABAYA - Banyaknya tangan jahil di Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) membuat petugas resah. Akibat ulah tangan jahil itu, di beberapa bentang jembatan sepanjang 5.438 meter ini banyak coretan.
 
Meski sudah dilengkapi dengan kamera CCTV, namun belum saja bisa menangkap pengusil tersebut.
 
Kepala Gerbang Tol Jembatan Suramadu Suharyono mengatakan, selama ini memang diakui banyak sekali coretan di beberapa bentang jembatan Suramadu. Sejumlah petugas dari Jasa Marga sudah melakukan operasi keliling setiap setengah jam sekali. Namun tetap saja kecolongan dengan ulang tangan-tangan usil itu.
 
"Diperkirakan mereka melakukan corat-coret pada malam hari sehingga kamera CCTV tidak bisa merekam dengan jelas," katanya, Kamis (18/11/2010).
 
Namun demikian, beberapa upaya untuk meminimalisir salah satunya dengan melarang sejumlah pengendara yang berhenti di tengah jembatan itu. Biasanya banyak pengguna jalan yang berhenti di tengah jembatan, sekedar untuk berfoto-foto ria.
 
Selain itu, petugas sudah berupaya agar keindahan Suramadu tetap terjaga. Yakni, setiap ada coretan di bentang, dilakukan pengecatan ulang. Ia menjelaskan, ulah iseng corat-coret dinding jembatan sudah pernah berlangsung sejak lama, tepatnya saat dibuka pada Juni 2009 lalu.
 
Salah seorang pelintas Jembatan Suramadu, Sarif (30), menyayangkan dengan banyaknya coretan di jembatan Suramadu itu. Menurut pria asal Bangkalan, Madura ini, sebagai jembatan kebanggaan dan merupakan ikon wilayah, tidak sepatutnya dijahili seperti itu.
 
"Lihat, bagaimana kotornya dinding karena ulah iseng orang. Kami harap instansi terkait segera membersihkannya dan melakukan pengawasan lebih ketat lagi," tukasnya.
 

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement