BANGKALAN - Akses tol Suramadu di sisi Kabupaten Bangkalan, masih rawan kecelakaan lalu lintas. Sebab, di akses sepanjang 11,7 kilometer tersebut masih minim rambu lalu lintas dan penerangan jalan umum (PJU).
Kondisi tersebut memaksa petugas kepolisian berpatroli lebih ekstra. Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP Syamsul Muarif mengatakan, hingga saat ini kondisi di sepanjang jalan akses tol Suramadu, masih menyisakan persoalan.
“Yang paling utama, masih belum adanya PJU di tempat stategis serta minimnya rambu lalu lintas. Bila malam hari, kondisi jalan gelap gulita, sehingga rawan kejahatan. Itu ditambah dengan minimnya rambu lalin menyebabkan rawan laka (kecelakaan lalu lintas),” ujar Syamsul, Jumat (3/12/2010).
Syamsul menjelaskan, PJU hanya berada di beberapa titik, seperti di dekat gerbang tol, Kecamatan Labang, perempatan Desa Petapan, dan akses terluar, di Desa Burneh. Itu pun dinilai belum maksimal sehingga bisa mengundang orang melakukan kejahatan.
Sedangkan jumlah rambu lalu lintas dinilai masih sangat minim, bahkan bisa dihitung dengan jari. Padahal, menurutnya, rambu lalu lintas sangat penting karena hampir sebagian besar pengunjung adalah orang dari luar Madura. Paling tidak, rambu tersebut bisa menjadi pengingat.
“Kami menilai PJU dan rambu yang ada di Suramadu masih kurang dan perlu dilakukan penambahan oleh pihak terkait,” ungkapnya.
Syamsul menjelaskan, akibat lain dari minimnya PJU dan rambu-rambu tersebut, menyebabkan hampir seluruh kawasan berstatus rawan laka. Sebab, pada saat malam hari, pandangan pengendara motor terganggu dan berujung pada laka, terutama dengan kendaraan lain maupun penyebrang jalan.
“Kami sudah memberitahukan pada pihak yang terkait, tapi sejauh ini masih belum diperhatikan. Padahal, kondisinya sangat mendesak," ucapnya.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.