tragedi sukhoi

"Kalau Bendera Indonesia Dibakar, Lihat Saja Nanti"

TB Ardi Januar - Okezone
Selasa, 21 Desember 2010 13:32 wib
reuters
reuters

JAKARTA – Ancaman pembakaran bendera merah putih oleh oknum suporter Malaysia dalam laga final Piala AFF 2010 di Stadion Bukit Jalil hari Minggu nanti menuai kecaman rakyat Indonesia.
 
Pentolan LSM Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Adian Napitupulu mengatakan, tidak ada dasar kuat bagi warga Malaysia untuk membakar bendera Indonesia.
 
“Atas dasar apa mereka membakar bendera kita? Kita tidak menyiksa TKW, kita tidak mencuri pulau, kita juga tidak mengklaim kebudayaannya. Ini hanya sensasi saja dari Malaysia,” tegas Adian kepada okezone, Selasa (21/12/2010).
 
Bahkan, Adian mengancam akan melakukan aksi lebih dari sekadar pembakaran bendera, jika warga Malaysia membakar merah putih dalam laga bergengsi nanti. “Kita akan melakukan aksi lebih dari itu, lihat saja nanti,” tandas aktivis era 98 ini.
 
Di mata Adian, Malaysia adalah negara pengecut. Malaysia dinilai hanya berani menyiksa TKW saja. “Tapi kalau kita sudah beraksi, mereka baru bilang kalau kita itu adalah serumpun. Itulah ciri-ciri pengecut,” tukasnya.
 
Sebagaimana diketahui, dalam sebuah forum jejaring sosial di Malaysia, seorang user yang mengaku bernama Mr F, mengaku dalam tulisannya jika mayoritas suporter Malaysia sudah sepakat untuk membakar bendera Indonesia dalam laga final AFF 2010 nanti.
 
“Usah marah jika lagu kebangsaan indon dihina pada final di Bukit Jalil ahad ini ya indog.. Memang ini sudah disepakati oleh suporter Malaysia mereka akan mengejek di saat lagu kebangsaan indon dinyanyikan. Usah merengek-rengek bilang kami kurang ajar tapi itu yang si indog mahukan! TUNGGUUUUUUUUUU....” tulis Mr F dalam forum tersebut.
 
Hubungan antara Indonesia dan Malaysia memang kerap memanas. Aksi kontroversi yang dilakukan Malaysia kepada Indonesia seringkali menyulut emosi rakyat Indonesia. Di antaranya, Malaysia sudah beberapa kali mengklaim budaya milik Indonesia, seperti lagu Rasasayange, Reog Ponorogo, Tari Pendet, dan sebagainya.

(teb)

  • adith » 0 Tanggapan
    kita lihat aja di gbk,,,ada yg dateng g?di jamin jd warga TPU jeruk purut,.,..,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • balbo malaysial » 0 Tanggapan
    santai kawan....knp hal-hal yang kaya gitu dipikirin???? itu kan hanya pekerjaan budak2 malaysial yang tak ada berpendidikan sahaja.....mereka terkenal dengan bangsa yang besar,maksudnya besar omong dan besar kemaluan...buktinya aja semua milik indonesia diakui mereka!!!!! mereka tak pernah mengakui yang ada dan selalu mengakui yang tidak ada sebagai milik mereka!!! apakah mereka berani mengakui kalo Dr.Azhari dan moh.Top itu milik mereka???? itu aja dah bukti
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ari » 0 Tanggapan
    saudaraku sebangsa....kita jangan terprovokasi dengan bualan org malingsia... krn klo memang malingsia punya nyali tentunya sudah selama ini mrk tunjukkan... tapi mana? org beraninya cuma sama TKW!!! junjung tinggi sportivitas itulah citra bangsa kita...mrk hanya ingin melemahkan mental kita koq... bukankah Indonesia memiliki anak bangsa yang intelek?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • laskar majapahit » 0 Tanggapan
    kalau sampai bendera pusaka kita di bakar,kita seluruh elemen bangsa siap mengobrak-abrik malaingsial...merdekaaaa!!!!!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • amell » 0 Tanggapan
    dsar ngara maling sia bsa ea gtu zz asl u smua tw ngra kta tuh dah prnh lwan jepang,blanda, ya elah lwan u doang mah tinggl dibom zz lah
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.