JAKARTA - Kaum perempuan dan lanjut usia menjadi sasaran empuk kejahatan menggunakan tongkat setrum atau senter kejut. Daya kejut alat ini mampu membuat korban tidak sadar atau pingsan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharuddin Jafar menuturkan, pihak yang menjadi sasaran kejahatan ini umumnya adalah perempuan dan lanjut usia.
“Memang kasus ini jarang terjadi. Dari beberapa kasus umumnya korban adalah kalangan yang lemah seperti wanita, bisa juga lanjut usia,” ujar Baharuddin kepada okezone, Rabu (5/1/2010).
Meski jarang terjadi, Baharuddin menegaskan pihaknya akan menekan jenis kejahatan ini sejak dini, sehingga tidak akan berkembang apalagi dicontoh orang lain.
“Tetapi kan bisa saja dipilih oleh yang lain kalau kita tidak cepat mengantisipasinya bisa menjadi kesempataan orang lain,” tuturnya.
Dia mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, pasalnya sejauh ini senter kejut itu dijual bebas. Umumnya, digunakan pihak keamanan internal atau security sebagai penunjang tugas mereka.
“Untuk mengantisipasi, perlu ditingkatkan kesadaran dari pribadi,. Kalau pergi bersama-sama agar saling mengingatkan sehingga bisa terjaga dari kejahatan ini,” ujarnya.
Kasus terakhir terjadi pada Selasa, 4 Januari, menjelang tengah malam di toilet Cafe Soho, Cilandak Town Squere, Jakarta Selatan. Korban, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Indonesia, berinisial SIP, diserang seorang pria di dalam toilet wanita.
Beruntung korban melakukan perlawanan sehingga aksi pria berinisial RDRH itu dapat digagalkan. Pelaku kini masih diamankan di Polsek Cilandak. Belum diketahui pasti apakah tujuan pelaku untuk merampok atau ada maksud lain.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.