BANDUNG - Lagi-lagi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berbuat onar. Kali ini, perkelahian melibatkan dua kubu antara praja asal Sumatera Selatan dengan praja asal Sulawesi Selatan.
Wakil Rektor IPDN Sadu Wasistiono menyatakan perkelahian terjadi pada Selasa, 22 Februari kemarin sekira pukul 09.00 WIB.
Sadu menegaskan perkelahian tersebut murni antarpraja dan tidak mengatasnamakan daerah. Sadu menilai penyebab perkelahian hanyalah hal sepele. “Ini hanya perkelahian antarlelaki biasa, bukan antardaerah, penyebabnya pun sepele,” ujar Sadu saat dihubungi wartawan, Rabu (23/2/2011).
Menurut informasi yang diperoleh pihaknya, perkelahian dipicu rebutan tanda tangan daftar hadir perkuliahan. Saat itu, jelas Sadu, yang berkelahi hanya satu praja asal Sumatera Selatan dan satu praja asal Sulawesi Selatan.
Namun, teman-teman sedaerah menunjukkan solidaritas dan ikut berkelahi. “Saya sendiri memang tidak berada di lokasi kejadian. Namun, informasi yang saya peroleh, perkelahian tersebut dipicu senggolan saat berebut daftar hadir kuliah,” ungkapnya seraya mengatakan tidak ada korban luka akibat kejadian tersebut .
Sadu mengatakan praja yang terlibat perkelahian sama-sama tingkat satu atau dikenal Muda Praja.
(Yugi Prasetyo/Koran SI/ton)