Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Iwan Fals Kecam Prilaku Politisi PKS Arifinto

Hasan Kurniawan , Jurnalis-Rabu, 13 April 2011 |03:00 WIB
Iwan Fals Kecam Prilaku Politisi PKS Arifinto
(Foto: arsipberita.com)
A
A
A

TANGERANG - "Wakil Rakyat, seharusnya merakyat. Jangan tidur, waktu sidang soal rakyat. Wakil rakyat, bukan paduan suara. Hanya tahu, nyanyian lagu setuju."
 
Kata-kata di atas merupakan penggalan lirik lagu Iwan Fals yang mencerminan sikap wakil rakyat. Lagu itu juga merupakan kenyataan yang sering terjadi dalam sidang paripurna DPR RI.
 
Bukan hanya tidur, anggota DPR RI juga kerap berlaku tidak senonoh, seperti berbuat mesum dengan sekretaris dewan dan menonton video porno dalam sidang paripurna.
 
Saat ditemui di pondok pesantren Alhusainy, Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, legenda hidup Indonesia itu mengecam perbuatan Arifinto, anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menonton video porno saat sidang paripurna.
 
Menurutnya, perbuatan itu sangat tidak pantas dilakukan seorang wakil rakyat. Menurutnya, wakil rakyat merupakan sosok ideal yang dapat dijadikan panutan masyarakat. Bukan malah memberikan contoh yang tidak mendidik.
 
"Anda juga bisa menilai. Tapi yang pasti tidak baik. Jangan sampai saat Arifinto menonton film porno mengatasnamakan rakyat," ujarnya kepada okezone di tengah perjalanan spiritual ke-44 di pondok pesantren Alhusainy, Selasa (24/4/2011).
 
Penyanyi tembang lawas Sugali ini juga mengatakan, seorang wakil rakyat harus berpikir rasional dan mengedepankan kepentingan rakyat. Untuk itu, dia berharap kedepannya, perbuatan tidak yang sangat memalukan masyarakat Indonesia.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement