JAKARTA - Polda Metro Jaya berharap sopir truk yang tergabung dalam Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) membatalkan rencana menggelar aksi mogok guna memprotes larangan truk melintas di tol dalam kota besok.
Kepala bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Baharudin Djafar mengatakan, sebaiknya semua pihak duduk bersama guna mencari solusi terbaik.
“Harapan kami jangan ada aksi mogok karena akan ada yang dirugikan kita cari solusi itu jalan terbaiknya, yang mana paling banyak manfaatnya diprioritaskan untuk masyarakat,” katanya, Kamis (26/5/2011).
Kalaupun Organda tetap melakukan aksi mogok, Baharudin mengaku polisi sudah siap mengamankan. Aturan pembatasan truk dan kendaraan berat di jalan tol dalam kota dimulai pertama kali pada 5 Mei 2011 saat KTT ASEAN berlangsung di Jakarta.
Lantaran dinilai efektif menurunkan kemacetan hingga 30 persen, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan melanjutkan kebijakan tersebut.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.