JAKARTA - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin berjanji akan pulang ke Indonesia dan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Nanti kalau sudah keluar hasil check up-nya, saya akan pulang. Saya ini warga negara yang baik. Kalau dipanggil ya datang," kata Nazaruddin saat dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon, Kamis (26/5/2011) malam.
Sebelumnya wartawan kesulitan menghubungi Nazaruddin karena telepon genggamnya tak aktif. Namun, Nazaruddin akhirnya menjawab sekira pukul 22.05 WIB malam.
Sebelumnya, KPK menegaskan akan memanggil Nazaruddin untuk diperiksa terkait perkara dugaan suap proyek wisma atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang. Dalam kasus ini KPK telah menetapkan tiga tersangka yakni, mantan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram, Direktur PT Duta Graha Indah Muhammad El Idris dan mantan Direktur PT Anak Negeri, Mindo Rosalina Manulang.
Namun, Nazaruddin yang duduk sebagai anggota Komisi VII DPR mengaku belum menerima surat panggilan dari penyidik KPK. "Saat ini panggilan saja belum ada. Sudahlah, saya kan cuma mau cerita saya sedang berobat," imbuhnya
Nazaruddin menegaskan dirinya ke Singapura sejak 23 Mei hanya untuk berobat bukan melarikan diri. "Saya ke Singapura untuk berobat. Check up saja karena kondisi saya kan kurang sehat," tandas dia. (put)
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.