JAKARTA - Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ade Raharja menampik tudingan Muhammad Nazaruddin yang menyebut dirinya diamankan Partai Demokrat sebagai pimpinan KPK terpilih periode 2011-2015.
"Itu tidak benar, kan sudah ada Pansel KPK. Masak ditentukan sama orang-orang kayak begitu. Pansel (KPK) yang menentukan," kata Ade sebelum mengikuti rapat Panwas Century di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/7/2011).
Menurut Ade, tuduhan Nazaruddin hanya sekadar pelampiasan emosi karena dirinya tersangkut perkara suap proyek Wisma Atlet SEA Games. "Ya Namanya kalau sudah tersangka, ya membela diri lah menuduh-nuduh orang," ujarnya.
Perwira tinggi Polri ini mengaku tidak akan melakukan upaya hukum atas fitnah Nazaruddin. Ade memastikan KPK tengah fokus menangkap mantan bendahara umum Partai Demokrat tersebut. "Kita tetap usaha lah, posisi dia belum terlacak," jelasnya.
Ade enggan merinci detil upaya pelacakan untuk menangkap Nazaruddin. Menurutnya trik KPK harus tetap dirahasiakan agar prosesnya berhasil. "Ini kan masih penyidikan, tunggu saja," kata dia.
Sebelumnya Nazaruddin menyebut ada pertemuan membahas tawaran Partai Demokrat ke KPK agar kasus suap wisma atlet tidak melebar ke elite partai yang lain. Sebagai balasan, Demokrat akan meloloskan Chandra M Hamzah dan Ade Raharja untuk terpilih sebagai pimpinan KPK periode 2011-2015.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.