JAKARTA - Wacana penonaktifan Anas Urbaningrum dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat dimentahkan elite partai. Wakil Sekjen Demokrat Saan Mustopa menyebut Rakornas akhir pekan ini tidak memberi ruang membahas tuduhan Muhammad Nazaruddin.
"Soal KLB saya yakin tidak ada. Penonaktifan juga tidak ada. Di Demokrat ada aturan main. Kalau Rakornas bukan forum politik, tapi menyamakan persepsi agar kinerja partai lebih baik ke depan," kata Saan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (22/7/2011).
Saan menjelaskan, aspirasi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tidak serta merta ditampung. "Ada mekanisme dan aturan main. Rekomendasi ada internal dan eksternal. Semua lagi dirumuskan," pungkasnya.
Rakornas juga akan dimanfaatkan mengkonsolidasikan jajaran kepengurusan partai di pusat maupun daerah. "Semua bermuara ingin agar Demokrat menjadi solid. Menjadi kuat, tentu akan ada konsolidasi, jadi daerah-daerah akan terus memperkuat partai," sambungnya.
Sebelumnya, sejumlah kader Partai Demokrat di Sulawesi Utara mendesak agar Anas Urbaningrum mundur dari jabatannya sebagai ketua umum partai menyusul kisruh di internal partai. Mereka juga meminta SBY selaku ketua dewan pembina partai berani mengambil tindakan tegas untuk menyelamatkan partai.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.