JAKARTA - Jalan rusak di Jakarta kian memprihatinkan karena jumlahnya terus bertambah. Di kawasan Jakarta Barat misalnya, titik jalan berlubang semakin banyak. Bahkan untuk Jalan S Parman memiliki lubang-lubang yang sangat membahayakan pengendara terutama sepeda motor.
Wakil Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya AKBP Tomex Kurniawan mengatakan, pihaknya setiap hari melakukan survei dan Jalan S Parman merupakan yang paling parah. Lubang-lubang di Jalan ini sudah sangat membahayakan, karena pihaknya tidak bisa berbuat banyak sehingga hanya pendataan.
"Setiap hari kami mendata dan setiap harinya semakin banyak. Seluruh data juga kami serahkan ke Dinas PU DKI karena itu adalah kewenangan dari mereka," katanya di Jakarta, Selasa (26/7/2011).
Namun, sampai saat ini belum ada perubahan pada lubang-lubang jalan tersebut. Pihaknya mencatat sudah ada beberapa kali kecelakaan di kawasan tersebut akibat jalan berlubang.
Tomex memaparkan dari survei menemukan beberapa lokasi jalan berlubang yang cukup membahayakan bagi pengendara, seperti di Jalan Da'an Mogot, Jalan S Parman, Jalan Gatot Subroto, Jalan Kelapa Gading, serta Jalan Cakung-Cilincing. "Memang kendaraan roda dua yang menjadi korban, apalagi saat malam hari," ujarnya.
Walaupun telah mendapatkan data titik-titik jalan berlubang, namun belum melihat adanya perbaikan dari dinas terkait. Tomex berharap, jalan-jalan tersebut segera dibenahi sehingga tidak lagi membahayakan.
Dari data yang dimiliki Polda Metro Jaya, sebesar 10 persen penyebab kecelakaan diakibatkan oleh jalan rusak. Artinya, rentang Januari-Mei 2011 terjadi 329 kasus kecelakaan dari 3.288 kasus disumbang oleh jalan rusak.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.