JAKARTA - Kepolisian Metro Cakung, Jakarta Timur, masih memburu pelaku penculikan Dina Astiana binti Warta. Wakapolsek Metro Cakung AKP Supadman mengatakan, pelaku baru dua pekan menjadi baby sitter di Jakarta.
"Pelaku dikirim baru seminggu lalu karena ada permintaan oleh seseorang untuk menjadi pembantu, dan baru dua minggu ini dia kerja di yayasan tersebut. Sebelumnya pelaku pernah menjadi TKW di Malaysia," ucapnya di Polsek Cakung Jakarta Timur, Kamis (4/7/2011).
Kepolisian dan korban sudah mendatangi ke rumah pelaku di Desa Lengkong RT 06 RW 02 Kecamatan Cibendit, Subang, Jawa Barat. Namun pelaku tidak ada di rumahnya. "Kami sudah ke sana bersama korban, tapi keadaan rumah sudah dalam keadaan kosong tidak ada penghuninya. Kami mengumpulkan data dari tetangganya saja," tambah Supadman.
Pihak yayasan sampai saat ini belum dipanggil Kepolisian untuk dimintai keterangan terkait pembantu rumah tangga tersebut. "Belum kami panggil, baru via telepon dengan korban. Nanti akan kami panggil," tandasnya.
Seperti diberitakan, bayi bernama Cherly Aldril menghilang ketika kedua orangtuanya, Agus Budiarto dan Heni Mardiyana menitipkan anaknya kepada seorang pengasuh bernama Dina Astiana. Saat itu, Agus dan Heni hendak pergi ke rumah sakit di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sekira pukul 20.15 WIB, Senin 1 Agustus.
Atas kejadian ini, diimbau kepada orangtua untuk lebih berhati-hati lagi mengawasi keberadaan anak apalagi sedang dititipkan kepada pengasuh. Mengingat maraknya kejadian penculikan anak yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.