JAKARTA- Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Eva Kusumah Sundari berpendapat partai yang mengusung Sri Mulyani Indrawati (SMI) menjadi presiden tidak jelas dasar ideologinya. Bahkan SMI disebut tak selevel dengan Megawati Soekarnoputri.
Menurut Eva, Megawati memang terlahir di lingkungan politik dan memiliki tujuan untuk berkiprah di politik. Kalau SMI, kata Eva, hanya memanfaatkan kepopuleran, memanfaatkan jaringan internasional. Jadi tidak bisa diterima kalau Megawati disejajarkan levelnya dengan SMI.
Tapi menurut, anggota dewan pertimbangan Partai Serikat Rakyat Independen (SRI), Arbi Sanit, justru hanya ideologi saja-lah yang dijual oleh Megawati dan hal itu berbeda dengan Sri Mulyani.
“Megawati hanya jual ideologi ayahnya saja, berbeda dengan Sri Mulyani,” kata Arbi kepada okezone, Jumat (5/8/2011).
Dikatakan Arbi, sri Mulyani memiliki integritas dan pengalaman, baik sebagai politikus, negarawan dan juga managerial. “Dia mampu memperbaiki, Dia berani menghadapi Presiden dalam rapat kabinet, dan tidak seperti yang lain,” tutupnya.
Selain itu, Arbi yakin bila tokoh-tokoh partai lain akan mengincar Sri Mulyani di pemilihan presiden 2014. “Tentu saja, mereka mengincar Sri mulyani untuk mendapatkan kekuasaan,” tandasnya.
Ketika ditanya tentang isu Bank century yang bisa mengganjal Sri Mulyani, Arbi mengimbau agar masyarakat tak termakan isu tersebut. “Kalau kasus century itu kan saintifik ada hitung-hitungannya yang matang, tapi kemudian itu di bawa ke ranah politik. Jadi persoalannya bukan benar, salah tapi kalah menang. Tuduhan itu hanya untuk menggusur Sri Mulyani dari posisi menteri, Masyarakat jangan termakan isu itu, kami juga takkan tinggal diam dengan isu tersebut,” katanya.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.