Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Semburan Lumpur, Warga Serang Diminta Tak Panik

Yasser Ali Harakan (Okezone) , Jurnalis-Senin, 08 Agustus 2011 |12:47 WIB
Semburan Lumpur, Warga Serang Diminta Tak Panik
Ketinggian Semburan lumpur bercampur air belerang di Serang (Foto: Yaser A/okezone)
A
A
A

SERANG- Penemuan lumpur di Kampung Curug Bonteng, Desa Kramat Jati, Kabupaten Serang, Banten, diharapkan tidak membuat warga sekitar panik dan mengambil tindakan berlebihan.

“Kita mengimbau warga tetap tenang,” kata Komandan Rayon Militer (Danramil) Kragilan D Hariyanto saat ditemui okezone di kantornya, Senin (8/8/2011).

Dia menjelaskan, semburan air lumpur belerang di Kragilan tidak akan sebesar yang terjadi di Porong Sidoarjo.

“Bahkan semburan ini masih lebih kecil daripada kejadian serupa di Desa Walikungkung Kecamatan Carenang (tetangga dari Kecamatan Kragilan) pada Juni 2009 lalu,” tegasnya.

Sekadar diketahui, semburan di Carenang memang sangat besar sampai merendam sawah lebih dari 1 hektar. “Akan tetapi itupun mendapat ganti rugi dari pemerintah,” tutut Dodot, sapaan D Hariyanto.

Sebelumnya penemuan semburan lumpur bercampur air belerang di Serang menyita perhatian warga. Pasalnya, saat ditemukan pertama kali sempat terjadi ledakan.

Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan, Mochammad Hasyimi, mengatakan ledakan tersebut sempat membuat mesin bor yang berukuran besar terhempas. Bahkan saat meledak, semburan air mencapai 20 meter

Lokasi ini awalnya akan digunakan untuk membuat kolam ikan. Namun pemilik lahan yakni H Mukti, Serang, tidak berkoordinasi dengan pihak kecamatan. Dia menggali tanah dengan kedalam 48 meter, sehingga membuat semburan tinggi.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement