tragedi sukhoi

FPI Sweeping Warung Makan di Puncak

Sabtu, 20 Agustus 2011 15:02 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

BOGOR- Ratusan masa Front Pembela Islam (FPI) melakukan sweeping terhadap warung makan yang menjual dagangannya pada siang hari di kawasan puncak Bogor, Jawa
Barat, Sabtu (20/8/2011).
 
Anggota FPI, Hidayattullah mengatakan, Aksi tersebut dilakukan agar para
pemilik warung menghormati umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.
 
Anggota FPI memeriksa satu per satu warung yang ada di jalur Puncak warung yang buka di siang hari. Namun, dalam sweeping itu FPI tidak tidak menemukan warung makan yang
berjualan. FPI akan terus melakukan sweeping terhadap warung makan yang buka pada siang hari.

(Endang Gunawan/Global/opx)

  • damai indonesiaku » 0 Tanggapan
    Fpi kenapa sifat premanisme mu bisa tumbuh subur di negara ku indonesia ini, kmana aparat hukum ku pergi menutup mata dan telinga nya keliang kubur bagi kedamaian negeri ku yg sdg sakit ini???????
    Beri Tanggapan Laporkan
  • due » 0 Tanggapan
    Hmmmmm beribadah puasa adalah menahan nafsu, bila ada yg berjualan untuk mereka yg tak berpuasa apakah itu dosa?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • nona » 0 Tanggapan
    waduh...ternyata msh ada premanisme di bulan puasa yg penuh suci. Negara kita demokrasi kita hrs saling menghormati 1 dgn yg lainnya agama boleh berbeda. masalah warung buka sebenarnya ga jd mslh yg hrs di nilai itu manusianya!kan msh bnyk org lain yg tdk puasa atau yg beda keyakinan. contoh negara2 asia lainnya pd maju!!dan berkembang. Ga hanya ngurusin yg beginian! MALU DONG KITA! AYO BERPIKIR GMN CARANYA KITA BIAR BISA CINTA DAMAI SESAMA MANUSIA DIBUMI!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ary » 0 Tanggapan
    FPI adalah ormas yang sangat meresahkan masyarakat.Harus dibubarkan secepat mungkin.Bagaimana ketegasan Pemerintah? Apakah karena beking FPI adalah jendral( dulu atasan bp.SBY)
    Beri Tanggapan Laporkan
  • evy » 0 Tanggapan
    Setuju FPI,sudah seharusnya dilakukan sweeping supaya orang2 menghormati bulan puasa.Itu bagian dari toleransi beragama.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.