tragedi sukhoi

6 Gunung Berstatus Siaga, Warga Belum Perlu Mengungsi

Awaludin - Okezone
Senin, 10 Oktober 2011 07:49 wib
Ilustrasi aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Dok: RCTI)
Ilustrasi aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Dok: RCTI)

JAKARTA - Warga yang mendiami sekitar gunung aktif di Indonesia diminta tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai warga di sekitar enam gunung tersebut belum perlu diungsikan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hingga saat ini ada enam gunung yang berstatus Siaga atau level III. Selain itu ada 15 gunung berstatus Waspada atau level II.

“Arti dari Siaga adalah semua parameter kegunungapian menunjukkan bahwa aktivitas dapat segera berlanjut ke letusan atau menuju pada keadaan yang dapat menimbulkan bencana,” jelas Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, Senin (10/10/2011).

Sutopo mengimbau warga yang tinggal di sekitar enam gunung tersebut untuk mematuhi penetapan radius aman. “Keenam gunung api tersebut adalah Tambora (NTB), Anak Ranakan (NTT), Papandayan (Jabar), Karangetang (Sulut), Lokon (Sulut), dan Anak Krakatau (Lampung dan Banten),” bebernya.

Gunung Anak Krakatau, lanjut Sutopo, masih mengalami gempa vulkanik hingga mencapai sekira 5.000 kali per hari. “Radius 2 kilometer ditetapkan sebagai daerah berbahaya dan tidak ada aktivitas penduduk, sedangkan Gunung Marapi di Sumatera Barat, meskipun terjadi letusan, statusnya tetap Waspada. Tidak ada peningkatan,” sambungnya seraya menambahkan hingga Minggu kemarin terjadi 23 kali gempa letusan di Gunung Marapi.

Masyarakat diminta tetap tenang. Pemantauan terhadap gunung berstatus Siaga dilakukan 24 jam dalam sepekan. Pemerintah daerah juga diminta terus menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

(ton)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.