MALANG - Ilham, bocah enam tahun yang terbakar setelah dipasung di kamar di rumahnya, masih kritis. Dia menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Jawa Timur.
Humas RSSA, Selasa (18/10/2011), mengatakan dokter belum membolehkan Ilham dikunjungi karena kondisinya masih sangat lemas. Bocah hiperaktif itu masih terbujur lemas di ruang Burn Care RSSA.
Ilham sempat dirawat di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Namun kondisinya semakin memburuk sehingga harus dirujuk ke RSSA.
Belum ada keterangan terkait kondisi terkini bocah malang itu, namun informasi terakhir dari RSUD Kanjuruhan, selain mengalami luka bakar 75 persen, kaki kiri Ilham terancam diamputasi.
Ilham ditemukan tidak berdaya oleh kakaknya Taufik di kamarnya yang terbakar pada Senin siang kemarin. Dia tidak bisa menyelamatkan diri saat api melalap kamar karena dipasung. Ayah korban, Suhaebi, terpaksa memasung Ilham karena anak itu hiperaktif.
Suhaebi sendiri tidak bisa terus mengawasi Ilham karena harus menarik becak untuk membiayai korban dan dua kakaknya. Sementara jika tidak dipasung, Ilham yang hiperaktif, bermain di tempat bahaya. Korban empat kali nyaris tenggelam dan tertabrak mobil.
Namun solusi Suhaebi untuk memasung Ilham ternyata juga mengancam nyawanya. Beruntung dia berhasil diselamatkan sebelum api benar-benar merenggut nyawanya. Meski demikian kaki kiri Ilham kaku karena hangus terbakar. Punggung ke bawah hingga kaki kanan melepuh.
(Deny Irwansyah/RCTI/ton)