JAKARTA - Pelaku kejahatan semakin pintar memainkan aksinya. Kali ini mereka menyebar cek-cek palsu bernilai miliaran rupiah. Pihak Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terpancing jika menemukan cek bodong ini.
"Enggak usah di tanggapi, buang saja kalau seperti itu," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharuddin Jafar kepada okezone di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (21/10/2011).
Menurut Baharuddin, modus kejahatan dengan menyebar cek palsu memang banyak terjadi. Pelaku berharap, korban yang menemukan cek tertarik untuk menghubungi nomor telepon genggam yang tertera di dalam cek kemudian menghubungi pelaku.
"Kalau sudah menghubungi, pelaku ngajak bertemu padahal penipuan. Dulu saya masih tugas di Medan juga pernah dengar kejadian ini," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Meta (26) warga Cakung, Jakarta Timur menemukan sebuah amplop warna cokelat berisikan dua lembar surat dan selembar cek dari Bank BCA senilai Rp2,7 miliar.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam kemarin sekira pukul 22.00 WIB saat karyawati salah satu perusahaan swasta tersebut hendak menuju rumah sepulang kerja. Dia pun melihat amplop cokelat di depan salah satu rumah warga dan langsung mengambilnya.
Cek yang diduga kuat palsu tersebut bertuliskan KCP Badung, Bali, beserta tulisan nominal Rp2,7 miliar. Di bawah bagian kiri cek tertulis nama Ir Chandra Kirana dan di sebelah kana nada tanda tangan dan stempel PT Express Artha Bali.
Sedangkan dua lembar kertas yang ada di dalam amplop tersebut bertuliskan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dari Pemerintah Kabupaten Badung dan selembar lagi dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Manokwari, Papua.
Kasus tersebut ternyata bukan kali pertama. Sebelumnya, banyak warga yang menemukan berkas serupa. Modusnya, si pelaku penyebar berkas palsu ini yang nomor teleponnya tercantum di dokumen akan mentransfer sejumlah uang sebagai tanda terima kasih. Ironisnya, rekening si penemu justru yang akan terkuras oleh aksi jahat pelaku.
Ida Kumalasari, saat berbagi kisah di salah satu jejaring sosial juga mengalami kejadian serupa pada 20 Mei 2010. Ida menemukan amplop cokelat di Jalan Pantura, Kabupaten Tuban, berisi cek senilai 2,7 M atas nama Chandra Kirana dan terdapat stempel PT Express Artha Bali.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.