tragedi sukhoi

Sekolah PAUD Pondok Pinang Disegel Keluarga Mantan RW

Dwi Afrilianti - Okezone
Senin, 14 November 2011 13:46 wib
Ilustrasi Sekolah (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Sekolah (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Sudah lebih dari tiga minggu, sekira 65 anak usia dini di lingkungan Jalan Tanah Hara RT 04 RW 12 Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran, Jakarta Selatan, tak bisa bersekolah. Padahal biasanya setiap Senin hingga Rabu, anak-anak ini aktif belajar bersama di Sekolah PAUD yang berdiri di lingkungan sekitar rumah mereka.
 
Pengurus lembaga masyarakat kelurahan setempat, Mujahid mengatakan terhambatnya aktivitas bersekolah anak-anak ini lantaran Sekolah PAUD tempat mereka biasa belajar bersama tengah disegel oleh keluarga mantan Ketua RW setempat.
 
"Tiga minggu lalu ada penyegelan oleh anak mantan RW empat periode lalu di lingkungan tersebut," kata Mujahid saat dihubungi Okezone, Senin (14/11/2011).
 
Menurut Mujahid, penyegelan tersebut dilakukan dengan alasan bahwa bangunan yang kini jadi Sekolah PAUD itu adalah peninggalan almarhum ayah mereka, yang pernah menjabat sebagai Ketua RW setempat.
 
"Padahal anak itu sekarang tidak menjabat apa-apa dan bahkan tidak dianggap di lingkungan sini oleh warga," cetusnya.
 
Mujahid pun menganggap alasan yang dikemukakan pihak penyegel tidak masuk akal. Dia menceritakan, bangunan Sekolah PAUD tersebut tadinya hanyalah gedung rusak yang tidak terpakai. Atas inisatif warga, gedung itu lalu direnovasi dan difungsikan sebagai Sekolah PAUD selama kurang lebih 3 tahun lamanya.
 
Berbagai langkah penyelesaian untuk membuka segel sekolah, lanjut Mujahid, telah ditempuh oleh warga, mulai dari negosiasi level RW sampai kelurahan. Namun, jelasnya, belum ada tindakan tegas dari pengurus lingkungan setempat. Sementara itu, negosiasi dengan pihak penyegel berlangsung alot.
 
"Mereka sama sekali tidak kooperatif," tandasnya.
 

(lam)