Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Jembatan Kukar Roboh

Pemerintah Tak Akan Lindungi yang Bersalah

Ray Jordan , Jurnalis-Senin, 05 Desember 2011 |13:55 WIB
Pemerintah Tak Akan Lindungi yang Bersalah
jembatan Kuta Kartanegara roboh (dok:okezone)
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah berjanji tidak akan melindungi pihak-pihak bertanggung jawab yang terlibat dalam pengambilan proyek, baik pembangunan maupun perbaikan jembatan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono menegaskan, penyelidikan akan terus dilakukan, siapapun terlibat, meskipun dari pihak pemerintah harus bertanggung jawab.

"Investigasi tetap dijalankan. Arahnya kepada pihak-pihak yang bertanggung dan siapapun yang akan diivestigasi tak akan dilindungi,” jelas Agung di Jakarta, Senin (5/12/2012).

Kendati begitu, pemerintah sudah menyerahkan sepenuhnya masalah penyelidikan langsung oleh aparat penegak hukum. "Tapi kita minta dipercepat," imbuhnya.

Polri telah mengirim tim dari Bareskrim yang dipimpin oleh Kabareskrim Komisaris Jenderal Sutarman. Tim itu terdiri atas 6 orang dari laboratorium forensik (Labfor) dan 5 dari disaster victim identification (DVI).
 
Sementara, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Bambang Widaryatmo mengatakan, dalam rangka pengumpulan bukti saat ini ada tujuh orang yang telah diperiksa intensif.

Hanya saja, Kepolisian belum bisa memastikan apa penyebab runtuhnya jembatan tersebut. Baru dugaan kecelakaan faktor kelalaian pengerjaan perbaikan jembatan, yang dilakukan sebelum jembatan akhirnya runtuh.

Polisi juga belum mengarah pada satu pihak yang dianggap bertanggungjawab dalam runtuhnya jembatan yang resmi beroperasi 2001 silam.

(Amril Amarullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement