Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pasien Miskin Terlantar di RSU Soetomo Surabaya

Rahmat Ilyasan , Jurnalis-Selasa, 06 Desember 2011 |11:52 WIB
Pasien Miskin Terlantar di RSU Soetomo Surabaya
ilustrasi, Jamkesmas (Foto: Ist)
A
A
A

SURABAYA - Pasien miskin yang tengah berobat di Rumah Sakit Umum Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, menangis sejadi jadinya. Mereka mengaku tidak dilayani pihak rumah sakit karena harus membayar sejumlah uang saat berobat.

Para peserta Jamkesda dan pemilik Surat Keterangan Miskin (SKTM) ini terpaksa terlunta lunta di kursi ruang tunggu karena tidak dilayani rumah sakit pemerintah tersebut.

Subandi (70), warga asal Tambak Asri Surabaya, mengaku sejak pagi sudah menunggu di ruang tunggu rumah sakit. Namun hingga saat ini, pemilik SKTM ini tidak dilayani karena tetap diwajibkan membayar untuk berobat.

Tidak hanya itu Supartiah, keluarga pasien miskin, mengaku kecewa dengan pelayanan rumah sakit. Selain tidak digubris, pasien mengaku ditelantarkan dan harus membayar mahal biaya rumah sakit dan obat.

Karena kesal, salah seorang keluarga pasien marah-marah dihadapan pasien lainnya. Mereka kesal dengan pelayanan rumah sakit dan Pemerintahan Kota Surabaya yang dinilai tidak membela warga miskin.

Ketua Komisi D Surabaya, Baktiono, yang menggelar inspeksi mendadak mengaku prihatin dan kecewa. Hari ini dia mengaku akan menghadap gubenur selaku pemilik rumah sakit provinsi dan meminta kebijakan gubernur jatim untuk meminta kelonggaran menerima pasien selama proses pencairan dana tersebut.

Sementara itu, pihak rumah sakit tetap membebankan biaya kepada pasien miskin sesuai kebijakan RSU Soetomo yang tidak menggratiskan total biaya Jamkesmas dan SKTM.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement