JAKARTA - Situasi internal Partai Demokrat kembali bergolak. Belakangan bermunculan pernyataan sejumlah kader Demokrat mengenai posisi Ketua Umum (Ketum) Anas Urbaningrum.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie berpendapat, pernyataan mengenai posisi Anas yang kemungkinan diganti terkait kasus yang menyeret Nazaruddin, merupakan pendapat pribadi bukan sikap resmi partai.
"Soal pendapat itu sah-sah saja. Kalau saya tentu punya sikap yang agak berbeda. Saya terlibat langsung dalam kompetisi. Apapun yang saya omongkan tidak baik," kata Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/12/2011).
Namun Marzuki menegaskan, hingga saat ini tidak ada alasan kuat untuk mengganti posisi Anas di pucuk pimpinan partai. "Sekarang tidak ada dasar untuk mengganti Anas," ujarnya.
Wacana penggantian Anas muncul setelah Nazaruddin berulang kali melakukan serangan. Nazaruddin acapkali menyebut Anas terlibat dalam sejumlah kasus korupsi seperti suap Wisma Atlet dan proyek Hambalang. (nto)
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.