JAKARTA - Meski mendapat kritik publik, Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan proyek renovasi toilet DPR akan terus dilanjutkan. Alasannya, sebagian toilet di Gedung Nusantara I sudah rusak.
Menurut Marzuki, sejak Gedung Nusantara dibangun tahun 1994 silam, toilet anggota belum pernah direnovasi menyeluruh. "Perbaikan besar belum terjadi, baru tambal sulam. Perbaikan nanti kan bukan hanya ruangan tetapi juga saluran pipa dari atas ke bawah. Masak tolilet rusak tidak diperbaiki? Yang masih bagus ya tidak diperbaiki," kata Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/1/2012).
Marzuki menjelaskan renovasi akan dilakukan sesuai dengan tingkat kerusakan pada toilet yang berada di lantai 2 hingga lantai 23.
"Dicek, dilihat satu per satu yang mana yang rusak, dirinci dan dihitung ulang. Kalau terpakai Rp1 miliar ya digunakan Rp1 miliar. Uang Rp2 miliar itu baru anggaran yang dialokasikan saja," jelasnya.
Dia menjamin proyek renovasi toilet akan dilakukan transparan dengan proses tender terbuka. "Jadi begini saja lah kan ada BPK, ada KPK. Kalau mereka korupsi tangkap saja, gampang kok. Kita transparan, tender terbuka," tegas dia.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.