tragedi sukhoi

TNI Pastikan Senjata Ilegal di Aceh Bukan Selundupan

Ray Jordan - Okezone
Senin, 16 Januari 2012 11:30 wib
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul memastikan bahwa peredaran senjata ilegal di Aceh bukan barang selundupan, melainkan senjata bekas pakai saat konflik di negeri Serambi Makkah ini.

Menurut Iskandar, pihaknya telah melakukan pengawasan ketat, terutama di wilayah laut yang memiliki potensi besar penyelundupan senjata.

"Jadi untuk sementara ini, kita coba sama-sama mencari jalan keluarnya. Namun, untuk di luar, apakah itu di laut, TNI sudah melaksanakan penyekatan dimana-mana. Sehingga senjata itu tidak dari luar, namun rata-rata bekas yang dulu-dulu juga, yang dari dalam juga. Tidak ada yang datang dari negara-negara lain," ujarnya di Wisma Elang TNI AL, Jakarta, Senin (16/1/2012).

Iskandar menambahkan, kondisi Aceh saat ini juga masih kondusif dan masih bisa ditangani oleh aparat Kepolisian.

"Kondisi di Aceh itu saat ini masih tertib sipil. Ini yang harus kita pegang. Ada tertib sipil, darurat sipil, darurat militer dan perang. Nah sekarang ini masih eskalasinya tertib sipil," tegasnya.

TNI, kata dia, kini dalam posisi mem-back up situasi yang tidak bisa ditangani oleh Kepolisian. Itu pun jika polisi meminta bantuan TNI. Dimana seluruh Komando Distrik Militer (Kodim) di seluruh provinsi Aceh siaga untuk membantu terlaksananya Pemilukada Aceh.

(ded)