tragedi sukhoi

Jemaat GKI Yasmin Terperangkap di Rumah Warga

Minggu, 22 Januari 2012 11:03 wib
Ilustrasi (Foto: Heru H/okezone)
Ilustrasi (Foto: Heru H/okezone)

BOGOR - Kericuhan kembali terjadi saat jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor, Jawa Barat, menggelar ibadah Minggu.

Kerjadian bermula pada pukul 08.00, Minggu (22/1/2012), sekira 100 warga melakukan aksi di Pertigaan Giant Yasmin. Setelah orasi, mereka bergerak ke salah satu rumah warga di Jalan Cemara Raya, Taman Yasmin. Mereka hendak membubarkan jemaat yang tengah beribadah di sana.

Satpol PP pun langsung mengamankan rumah tersebut untuk menghindari bentrokan, tapi warga tetap memaksa. Sempat terjadi adu mulut karena jemaat yang mau keluar dari rumah milik seoarng jemaat bernama Paranginanign itu, tertahan di dalam.

Untuk menjaga keamanan, akhirnya jemaat pulang lewat pintu samping. Mereka dikawal polisi.

“Ini kebebasan beragama, kita negara hukum,” kata Lily Wahid, anggota Komisi I DPR, yang juga mencoba menenagkan massa.

Warga yang mendengar ucapan Lily Wahid itu malah berang. Mereka menganggap adik mantan Presiden Gus Dur itu sebagai provokator. Saat ini, jemaat, para demonstran, polisi, dan Satpol PP, sudah bubar.

(Endang Gunawan/Sindo TV/lam)

  • Henny » 0 Tanggapan
    Hati2lah dengan kata n tindak jgn sampai murka Tuhan dinyatakan. Agama tidak menyelamatkan tp iman dan perbuatanlah yg menyelamatkan. Beribadah kpd Tuhan bukan perbuatan hina tp menyenangkan hati Tuhan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ag Nesya » 0 Tanggapan
    yah, begitu itu kalo merasa 'paling'....... sangat memprihatinkan........ kapan ya mereka 'sadar' kalo beragama bukan hanya terpaku pada ketekunan beribadah, tetapi lebih pada realisasinya kedalam kehidupan. kenapa mereka sangat yakin apa yang mereka lakukan 'dibenarkan' Tuhan ya? ck ck ck....... Tuhan, ampunilah mereka sebab mereka tidak tau apa yang mereka perbuat........amin.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • thio » 0 Tanggapan
    masalahnya apa sih? gw aja sebagai warga bogor malu....malu banget.......................apalagi sampai di sorot dunia internasioanal............ckckckckkckckck walikota...................takut? dibayar? gak punya wibawa banget...kok bisa kepilih??????????? turun aja dah jauh lebih terhormat,daripada penakut gtu........inget putusan MA adalah putusan hukum, jangan sampai walikota yang kena tuntutan balik..krn tidak menjalankan putusan MA............
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Madun » 0 Tanggapan
    Bagaimana pun saya ga setuju saudara semuslim di hina walau nyawa taruhannya. Ini pemerintah yg harus tegas menanggapi masalah ini.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Madun » 0 Tanggapan
    Bagaimana pun saya ga setuju saudara semuslim di hina walau nyawa taruhannya. Ini pemerintah yg harus tegas menanggapi masalah ini.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.