tragedi sukhoi

Konflik GKI Yasmin, Pemerintah Lemah Tegakkan Putusan MA

Nurul Arifin - Okezone
Minggu, 22 Januari 2012 21:01 wib
ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)
ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)

SURABAYA - Ketegangan yang terjadi di Jemaat Gereja Kristen Indonesia(GKI) Taman Yasmin, Bogor, Jawa Barat, menunjukkan bahwa putusan Mahkamah Agung (MA) seperti tidak ada harganya.

Sebagai lembaga tertinggi yudikatif, MA telah menyatakan, kalau GKI Yasmin sudah menang namun konflik yang terjadi ditempat itu tetap saja ada.

Aktivis HAM International Center for Transitional Justice (ICTJ) Usman Hamid menyatakan, yang terjadi di Yasmin tidak bisa dibiarkan terus menerus dalam polemik.

Sebab, hampir setiap hari Minggu saat jemaat GKI Yasmin melakukan peribadatan selalu polemik yang muncul. "Jika MA masih dianggap sebagai lembaga tertinggi yudikatif, maka putusannya harus dijalankan," kata mantan Koordinator Kontras kepada okezone, Minggu (22/1/2012).

Dalam hal ini, lanjutnya yang paling bertanggungjawab atas putusan tersebut adalah pemerintah. Termasuk dalam jajaran itu adalah Kejaksaan dan Kepolisian.

Ia juga mengatakan, ketegangan yang terjadi adalah warga GKI Yasmin merasa terancam oleh aksi dan kerumunan massa anti pendirian GKI Yasmin. "Presiden dan Ketua umum partai politik harus turun ke lokasi untuk menyeleseikan polemik itu," tegasnya.

Lembaga negara belakangan menyatakan pentingnya empat pilar kebangsaan tapi hal itu tidak cukup ditunjukkan lewat tindakkan nyata. Terutama kapasitas resmi masing-0masing sebagai pimpinan kelembagaan negara.

"Pasifnya sikap negara atas persoalan Yasmin, mencerminkan keragu-raguan dan rendahnya moralitas politik elite. Tak berani ambil resiko bukanlah sikap ideal seorang pemimpin," katannya.

Ia juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan tindakkan tegas terhadap setiap aksi yang mengancam kerukunan hidup berbangsa, beragama dan bernegara.

(amr)

  • rodamas » 0 Tanggapan
    Sahiih Bukhaari. Volume 4, Book 55, Number 623, betapa "legitnya" Aiisha yang berumur 9 th secara fisik, seperti tharid (hidangan roti dan daging), tidak ada bandingannya.Narrated Abu Musa, All4ah s Apostle said,Many amongst men reached (the level of) perfection but none amongst the women reached this level except Aiisha, Pharaoh s wife, and Mary, the daughter of Imran. And no doubt, the superiority of Aiisha to other women is like the superiority of Tharid (i.e. a meat and bread dish) to other meals
    Beri Tanggapan Laporkan
  • john loehgogo » 0 Tanggapan
    saya seorang m****m tapi saya benci dengan umat m****m yang tidak mencerminkan rasa cinta damai...... kasihan nabi kita m******d saw, beliau tidak mengajarkan kekerasan...sadarlah
    Beri Tanggapan Laporkan
  • supardi » 3 Tanggapan
    Sedikit yang paham bahwa GKI Yasmin saat ini sedang memainkan kartu SELF VICTIMIZATION, kronologis peristiwa dan fakta Hukum terakhir justru membuktikan bahwa pendirian g****a ini didahului dengan peristiwa pidana pemalsuan tanda tangan, fakta hukum lain ternyata MA hanya mencairkan Surat Pembekuan Sementara IMB GKI Yasmin, bukan Surat Pencabutan IMB yang diterbitkan kemudian oleh Walikota. Pada poin 5 keputusannya, MA mempersilahkan GKI Yasmin menempuh jalur hukum jika tidak puas dgn keputusan Walikota Bogor... Namun GKI Yasmin lebih suka bermain di Media Massa, menipu masyarakat dgn menutupi fakta sebenarnya.
    • John Sinaga
      Bapak Supardi benar, ternyata : 1. Putusan MA setelah dibaca, hanya memerintahkan Walikota untuk mencabut SK Pembekuan milik Dinas Tata Kota tahun 2008. Putusan MA ini TERNYATA sudah dilaksanakan oleh Walikota Bogor, pada tanggal 8 Maret 2011. Lagipula, Putusan MA tidak pernah menyatakan IMB GKI YAsmin Sah, tidak ada di Putusan itu. 2. Pada tanggal 1 Juni 2011, MA memberi petunjuk kepada GKI Yasmin, agar menggugat Walikota, namun ternyata tidak dilakukan oleh GKI, malah beropini kesana kemari...apa maksudnya ??
    • supardi_bloon
      Kalo anda merasa tau....harusnya taunya anda itu dijelaskan dari aspek hukum bukan persepsi bung....kalo bener menipu harusnya MA tidak sembarangan mengeluarkan putusan....ingat bung MA singkatan Mahkamah Agung....Agung = paling atas kalo pohon....pucuk daun pohon....ga ada lg diatasnya....
    • SANDI
      ORANG MAU BERIBADAH SAJA DIPERSULIT.......BINGUNG KAYAK YG MENGHALANGI SUDAH PASTI MASUK SORGA AJA....RUMAH BORDILL DAN TEMPAT PELACURAN DI LINDUNGI MAU JADI APA KALIAN SEMUA YG MUNAFIK...SADARLAH HIDUP CUMA SEBENTAR BESOK ORANG BISA MATI KASIH KESEMPATAN AJA REPOT KALIAN....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.