DENPASAR – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bali masih menunggu nasib kadernya di senayan I Wayan Koster, sampai ada kejelasan penetapan statusnya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Meski Ketua KPK Abraham Samad telah mengumumkan pencekalan atas Koster dan koleganya di Komisi X Angelina Sondakh, namun PDIP Bali belum menentukan sikap resmi.
"Kami belum memutuskan sikap karena sampai saat ini status I Wayan Koster belum ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK," kata Sekretaris DPD PDIP Bali I Nyoman Adi Wiryatama kepada wartawan, Sabtu (4/2/2012).
Jika kemudian status politikus asal Kabupaten Buleleng itu ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap Wisma Atlet, pihaknya akan segera membahasnya dalam rapat resmi.
"Sikap kami akan diputuskan lewat rapat resmi, saat ini kami terus ikuti seperti apa perkembangannya," imbuh mantan Bupati Tabanan dua periode ini.
Meski begitu, menanggapi kasus yang membelit koleganya itu, pihaknya berharap agar Koster tetap kooperatif terhadap penegak hukum.
"Kami tentunya minta dia tetap kooperatif, sebab partai kami taat dan patuh hukum," tegas dia.
Sejauh ini, dalam pengamatannya kasus wisma atlet yang juga menyeret kader PDIP itu, tidak sampai berpengaruh terhadap suara partainya di Pulau Dewata.
"Kami tetap optimis, tidak ada masalah dengan PDIP di Bali," katanya yakin menjawab soal sejauh mana implikasi politik atas kasus yang menyeret Koster.
(Amril Amarullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.