SORONG - Para narapidana yang menempati Blok B Lembaga Pemasyarakatan Kota Sorong, Papua Barat, mengamuk dan sempat menolak untuk kembali ke dalam ruang tahanan.
Pasalnya, mereka tidak puas dengan sikap petugas yang menegur keras narapidana lainnya karena tidak mengikuti apel. Akibatnya, para narapidana sempat menyerang petugas termasuk komandan jaga, Jeremias Parawer.
Sejumlah aparat Polres Kota Sorong yang diturunkan untuk mengamankan situasi tidak bisa berbuat banyak. Polisi hanya berjaga di luar lembaga. Situasi di dalam sempat mencekam sejak sore hingga Minggu (5/2/2012) hingga malam.
Meski berhasil masuk ke dalam area lembaga saat malam hari, polisi sempat dibuat kesulitan akibat semua lampu di area blok B sengaja dipadamkan oleh tahanan.
Ketegangan berangsur pulih usai Kapolres Sorong AKBP Tri Atmojo, bernegosiasi dengan para narapidana. Meski tidak puas, mereka bersedia untuk masuk kembali ke dalam ruang tahanan masing-masing.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gerson Letelay mengatakan, narapidana mengamuk karena tidak terima salah satu rekannya ditegur petugas. Akibatnya, mereka menyerang petugas. Sebelumnya, pada November tahun lalu, penghuni lembaga ini juga sempat mengamuk karena kesal terhadap pemukulan yang menimpa salah satu rekannya.
Namun, kejadian ini berlangsung dalam waktu yang singkat dan berhasil diredam oleh pihak Kepolisian. (Ray)
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.