tragedi sukhoi

Lahan GKI Yasmin Diduga Bakal Dijadikan Sentra Bisnis

Fiddy Anggriawan - Okezone
Rabu, 8 Februari 2012 18:21 wib
Lily Wahid (Foto: Dok Okezone)
Lily Wahid (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Lily Wahid menduga lahan GKI Yasmin yang ingin direlokasi oleh wali kota Bogor bakal dialihfungsikan untuk keperluan bisnis. Menurutnya ini merupakan langkah transaksional dari wali kota yang ingin memanfaatkan kepentingan umat sebagai lahan bisnis.
 
"Ini pintu masuk transaksional, di situ diberi tempat sama wali kota dan saya khawatir itu tanah diinginkan oleh orang lain, ini adalah bisnis," terang Lily kepada wartawan di gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
 
Adik kandung Gus Dur itu mengaku, wali kota Bogor sudah menawar lahan GKI Yasmin sebesar Rp3,5 miliar. "Mereka sudah memberikan tawaran kepada GKI Yasmin Rp3,5 miliar, kemudian wali kota Bogor menanggarkan Rp4,5 miliar, masalahnya bukan itu, masalahnya begitu mudah orang membangkang terhadap keputusan MA dan memberikan lahan itu kepada orang lain," simpulnya.
 
Lily menyatakan hal ini yang harus diperjuangankan. Dia pun berharap Mendagri, Gamawan Fauzi bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik. "Mendagri, ya mudah-mudahan, semoga dia bisa melaksanakan dengan benar, mengundang orang yang tepat dan dia mengawasi perilaku wali kota Bogor dan mencegah ideologi transaksional ini berkembang," tandasnya.

(ful)

  • Muara » 0 Tanggapan
    Ya sudah ada titik terang kenapa hak milik Yasmin diobrak-abrik.Ternyata ADA UDANG DIBALIK BATU. Bu Lily yth. terima kasih atas infonya. Bapak Ketua MA , selaku pihak yang berwenang, perlu melanjutkan proses ini, dengan membawa Walikota Bogor ke Pengadilan. Karena keputusan tertinggi yang menyatakan tanah tersebut SAH MILIK GKI YASMIN DAN MEMPUNYAI IZIN IBADAH, yang berlaku tetap tidak dapat ditolak, yang dikeluarkan MA telah diingkari oleh Walikota Bogor dengan tujuan tertentu. Ada deal tertentu dibalik ini, makelar tanah. Ini adalah bagaikan kasus gunung es. Mungkin banyak kasus-kasus lain di Kota Bogor yg tidak muncul ke permukaan. Bapak-bapak KPK mohon kasus ini dapat diamati dan ditindaklanjuti.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Muara Bandung » 0 Tanggapan
    Ya sudah ada titik terang kenapa hak milik Yasmin diobrak-abrik.Ternyata ADA UDANG DIBALIK BATU. Bu Lily yth. terima kasih atas infonya. Bapak Ketua MA , selaku pihak yang berwenang, perlu melanjutkan proses ini, dengan membawa Walikota Bogor ke Pengadilan. Karena keputusan tertinggi yang menyatakan tanah tersebut SAH MILIK GKI YASMIN DAN MEMPUNYAI IZIN IBADAH, yang berlaku tetap tidak dapat ditolak, yang dikeluarkan MA telah diingkari oleh Walikota Bogor dengan tujuan tertentu. Ada deal tertentu dibalik ini, makelar tanah. Ini adalah bagaikan kasus gunung es. Mungkin banyak kasus-kasus lain di Kota Bogor yg tidak muncul ke permukaan. Bapak-bapak KPK mohon kasus ini dapat diamati dan ditindaklanjuti. Tks.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Baasyir » 0 Tanggapan
    Pindah woy, ga pindah gw BOMB tuh g****a Wkwkwkwkw
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Mbah Syubali » 0 Tanggapan
    Barangsiapa yang tiap minggu pagi setia berdemo menolak lahan strategis di Yasmin itu menjadi eksistensi tempat ibadah agama tertentu itu tentunya lebih setuju jika tempat yang disengketakan tersebut dijadikan demi kepentingan makhluk yang namanya sentra bisnis.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • andra » 0 Tanggapan
    mencari sensasi di saat pamor mulai redup...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.