Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jero Wacik: Tak Ada Rekomendasi Bersih-Bersih Kader

Susi Fatimah , Jurnalis-Rabu, 08 Februari 2012 |12:40 WIB
Jero Wacik: Tak Ada Rekomendasi Bersih-Bersih Kader
Jero Wacik (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Jero Wacik menegaskan tidak ada rekomendasi dari para pendiri partai untuk upaya bersih-bersih partai dari kader yang bermasalah.
 
"Ya tidak ada rekomendasi membersihkan, emangnya sapu," ujar Jero sebelum mengikuti rapat kabinet di Kantor Presiden Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu (8/1/2012).
 
Kata Jero, berkumpulnya para pendiri partai di Cikeas pada Minggu, 5 Desember lalu guna mengembalikan idealisme kader ke jalan yang benar seperti pada awal berdirinya Demokrat. "Ini untuk kembali ke idealisme yang baik, jadi yang sudah melenceng sedikit mbok ya masuk ke jalan yang benar," tutur Menteri ESDM ini.
 
Jero menjelaskan para pendiri Partai Demokrat di tahun 2001 berkiprah hanya bermodalkan idealisme yang tinggi tanpa memiliki uang yang banyak dalam membesarkan partai.
 
"Kita partai baru, kita partai yang tidak dianggap dulu, partai yang belum dianggap tapi karakter idealismenya sangat tinggi, hampir semua orang yang masuk Demokrat pada tahun-tahun itu modalnya hanya idealisme bagaimana membangun diri sebaik-baiknya," paparnya.
 
Namun, setelah menang pemilihan umum (pemilu) di tahun 2004 dan 2009, lalu kemudian mulai muncul satu per satu kader yang bermasalah. "Ini membuat resah para pendiri, kok jadinya begini partai kita, kok jadi ada orang-orang begini, itu sebetulnya yang mereka risaukan. Terus mereka mau mengajak mari kita kembali ke idealisme yang awal, dulu kita partai yang idealis, yang sangat memikirkan rakyat," katanya.
 
Oleh karenanya, sambung Jero, ada semacam rekomendasi untuk mengajak, mengimbau agar kader Demokrat menjaga nama baik partai. "Jangan ngumpulin duit yang enggak karuan," tutupnya.
 
Sementara menurut Syarif Hasan sebagai salah satu anggota Dewan Pembina Partai Demokrat menilai wajar adanya pertemuan para pendiri partai. "Itu hanya keprihatinan, hanya sharing bersama, wajar dong pejuang-pejuang yang dulu melihat kondisi yang begini terus ingin memberikan sesuatu lagi, partisipasi kepada partai. Itu hal yang wajar, bahkan itu hal yang bagus, jadi mereka tidak lepas begitu saja," tandasnya.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement