JAKARTA - Feren, anak bungsu John Kei, mengaku sedih tak bisa melihat kondisi terakhir sang ayah. Dia bersama ibu, tante, dan tiga kakaknya memutuskan langsung meninggalkan RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Jumat lalu merupakan waktu terakhir Feren bertemu sang ayah. "Jumat kemarin itu papa pergi ke rumah sakit untuk berobat," ujarnya lembut saat akan meninggalkan rumah sakit, Minggu (19/2/2012)
John Kei mengalami gejala diabetes. Gula darahnya saat itu mencapai 300 mg/dl dan pada malam itu, dia berobat guna menurunkan gula darahnya. "Tapi sampai sekarang aku belum ketemu papa, sudah tiga hari lho," jelasnya.
John Kei yang memiliki tato di sekujur tubuhnya, ternyata memiliki kepribadian yang baik. Feren yang masih ABG ini bahkan tak bisa melupakan candaan sang ayah.
"Papa enggak galak kok, papa itu suka anak kecil, papa tuh lucu," katanya sedih.
Dia bersama ibunya, Yulianti Refra, datang untuk membawakan makanan dan perlengkapan pribadi sang ayah. Salah satunya adalah pakaian dalam. "Dia itu enggak ganti celana dalam tiga hari lho," keluh Yulianti.
Mereka yang tak diperbolehkan bertemu, langsung memutuskan untuk melapor ke Propam Mabes Polri. Mereka merasa haknya dilanggar karena tidak boleh menjenguk sang kepala keluarga.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)