JAKARTA - Anggota Komisi Hukum DPR Ahmad Basarah meminta Polri segera menindaklanjuti laporan keluarga John Kei ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.
Keluarga John Kei melapor dugaan kesalahan prosedur yang dilakukan personel polisi saat menangkap John di Hotel C'One, Pulomas, Jakarta Timur. Saat melakukan penangkapan, seorang polisi diduga menembak kaki John meski saat itu John tidak melakukan perlawanan.
"Jika ada oknum anggota Polri yang dalam melaksanakan tugas tersebut terbukti telah melakukan pelanggaran prosedur juga harus diproses sesuai aturan yang berlaku," kata Ahmad Basarah kepada okezone, Senin (20/2/2012) malam.
Menurut pria yang akrab dipanggil Baskara ini, Polri tidak perlu ragu melakukan tindakan terhadap personel yang terbukti melakukan pelanggaran prosedural saat bertugas.
"Jika benar John Kei ditembak dalam keadaan tidak bersenjata dan tidak melawan ketika digerebek di hotel tempat kejadian perkara tersebut, maka oknum anggota Polri itu jelas telah melanggar Protap," katanya.
Politikus PDI Perjuangan ini mendukung gebrakan Polri yang berani menindak tegas pelaku tindak pidana kejahatan. Namun Baskara mengingatkan agar tugas yang diemban Polri tidak bertabrakan dengan hak asasi manusia.
"Agar itikad baik Polri memberantas premanisme dan penegakan hukum tidak ternodai, maka Propam Polri harus segera memproses dugaan pelanggaran protap yang dilakukan oleh oknum anggota Polri tersebut," pungkasnya.
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menetapkan John Kei sebagai tersangka pembunuhan mantan bos PT Sanex Steel Indonesia (SSI) Tan Hari Tantono alias Ayung.
Sementara itu, Mabes Polri membantah bila pihaknya melakukan kesalahan prosedural dalam penangkapan, Jumat, 17 Februari 2012. "Sudah sesuai dengan prosedur. Kalau ada laporan ke Propam, akan mengecek di lapangan apakah benar seperti itu. Karena semua laporan akan kita hargai," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution kemarin.
Kendati begitu, Polri akan menindaklanjuti laporan keluarga John. "Nanti kita akan cek yang ada di lapangan. Bagaimana langkah-langkahnya, administratif penyidikannya, akan dilihat keterkaitannya," ujarnya.
(Ferdinan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.