Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jafar Bantah Rencana Pergantian Ketua Fraksi Demokrat

Ferdinan , Jurnalis-Jum'at, 24 Februari 2012 |18:07 WIB
Jafar Bantah Rencana Pergantian Ketua Fraksi Demokrat
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah membantah kabar adanya rencana pergantian pimpinan fraksi. Jafar menyebut wacana pergantian pimpinan fraksi hanya sebatas usulan pribadi kader Demokrat.
 
Ketika dihubungi wartawan, Jafar hanya tertawa saat ditanya isu pergantian dirinya. "Kata siapa? Saya malah tidak tahu. Belum ada kabar itu," tegas Jafar di ujung telepon, Jumat (24/2/2012).
 
Dia menjelaskan, hingga saat ini belum ada usulan resmi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat atas pergantian pimpinan fraksi. "Belum ada rencana pergantian pimpinan fraksi, kan kita sudah rotasi anggota di komisi," terangnya.
 
Menurut Jafar usulan pergantian fraksi harus dikomunikasikan DPP ke Dewan Pembina Demokrat. "Tapi harus ada persetujuan juga dari Pak SBY sebagai Ketua Dewan Pembina, Pak SBY yang menentukan," imbuh dia.
 
Mengenai nama Edhie Baskoro Yudhoyono yang santer disebut akan mengisi posisi Ketua Fraksi di DPR, Jafar tidak berkomentar. "Saya tidak mau berkomentar," pungkasnya.
 
Sebelumnya sejumlah pengurus Demokrat menyebut Ibas, putra bungsu Presiden SBY layak menjadi ketua fraksi. Politikus PD Ruhut Sitompul mengatakan Ibas dapat menjadi perekat partai. Sementara Wakil Ketua PD Max Sopacua menilai Ibas layak diberi kepercayaan di DPR karena dianggap potensial.
 
"Tidak ada masalah kalau Ibas jadi ketua fraksi. Bagi saya dia memenuhi syarat dan layak menduduki posisi itu," ujar Max terpisah.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement