PROBOLINGGO - Keluarga terduga pembunuh Made Purnabawa beserta istri dan anaknya, meminta maaf kepada keluarga korban. Pernyataan maaf itu disampaikan Ma, bibi AK yang tinggal di Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jatim.
Menurut Ma, AK (32) merupakan tulang punggung keluarganya. Sejak tertangkap, dua anak AK yakni Na (6) dan LE (12) menjadi tanggung jawab Ma. Istri AK, sejak penangkapan itu pergi tidak diketahui keberadaannya.
Ma, Sabtu (25/2/2012), menuturkan sebelum ke Bali keponakannya bekerja sebagai nelayan. Dia pulang dua pekan sekali.
AK diajak Sa, tetangga yang juga salah seorang terduga pelaku pembunuhan yang masih buron, pergi bekerja di Bali setelah kapal yang digunakannya melaut merusak.
Baru lima hari pulang dari Bali atau pekan lalu, polisi datang dan menangkap keponakanya karena dituduh terlibat pembunuhan keluarga Made Purnabawa. Sedangkan Sa masih diburu polisi.
Keluarga tidak mengira kepergianya AK merantau ke Bali untuk membunuh seseorang. Dalam keseharian, AK dikenal pendiam dan tidak pernah sekali pun terlibat tindakan kriminal.
Ma menegaskan keluarga AK hanya pasrah dan menyerahkan semuanya kepada polisi.
(Hana Purwadi/Sindo TV/ton)