Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Akbar Tandjung: Kompensasi BBM Jangan Cuma BLT

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Jum'at, 09 Maret 2012 |08:14 WIB
Akbar Tandjung: Kompensasi BBM Jangan Cuma BLT
Akbar Tandjung (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah belum memastikan bentuk kompensasi dari rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), April mendatang. Namun diharapkan, pengurangan subsidi ini tetap dikembalikan kepada rakyat dan disalurkan secara tepat.

Politikus senior Partai Golkar Akbar Tandjung meminta pemerintah untuk tidak hanya memberikan kompensasi dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

"Bisa juga dalam bentuk yang lain. Pemberian BLT kemarin itu masih banyak ekses-eksesnya dan dari dana bantuan itu tidak sepenuhnya diterima oleh masyarakat karena ada biaya pemotongan," jelas Akbar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (8/3/2012) malam.

Namun jika pemberian BLT ini dirasa masih relevan, Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar ini berharap agar pemerintah memperbaiki berbagai kelemahan dalam pemberian santunan. "Prinsipnya memberikan langkah-langkah kompensasi supaya jangan sampai membebankan masyarakat," imbuhnya.

Sebab diakui Akbar, penyesuaian anggaran dengan menaikkan harga BBM tentu harus dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk lain. "Pemerintah menaikan harga BBM tapi pemerintah juga telah mengambil langkah-langkah kompensasi terhadap rakyat dalam bentuk bantuan,” ujar mantan Ketua DPR ini.

"Kenaikan yang dilihat dari segi perhitungan anggaran memang tidak ada alternatif lain, harus kita naikan. Tetapi dampak dari kenaikan itu terutama bagi rakyat kecil harus juga diambil langkah-langkah untuk mengatasinya," tutupnya.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement